3 Warga Kulonprogo Dinyatakan Reaktif

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sebanyak 19 warga Kulonprogo melakukan rapid test, Sabtu (13/06/2020) menyusul hasil tracing pedagang ikan yang positif dari Jogoboyo Purworejo (perbatasan Kulonprogo – Purworejo). Dari hasil ini diketahui 3 orang diantaranya reaktif.

“Mereka yang rapid test pertama tersebut berasal dari Temon 11 orang, Wates 5 orang, Galur 2 orang dan Pengasih 1 orang. Sebanyak 19 orang tersebut status Orang Tanpa Gejala (OTG), sekarang melakukan isolasi mandiri di rumah. Didapatkan 3 orang diantaranya reaktif,” ujar drg Baning Rahayujati MKes Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo.

Kasus reaktif ini dijadwalkan dilakukan swab test pada 15 dan 16 Juni 2020 mendatang, sedangkan 16 lainnya akan dilakukan rapid test kedua setidaknya 10 hari ke depan.
Gugus tugas desa dan kecamatan bekerja sama dengan UPT Pasar saat ini masih melakukan pelacakan terhadap pedagang di pasar yang kemungkinan kontak erat dengan kasus positif dari Jogoboyo tersebut.

Saat ini, gugus tugas sedang melakukan kajian dan menghitung skoring status risiko wilayah (sesuai ketentuan gugus tugas pusat) yang akan digunakan untuk dasar menentukan pedoman Tatanan Kehidupan Baru Kulonoogo yang ditargetkan bisa dikeluarkan SK Bupati awal pekan depan. Sementara itu 1 pasien positif asal Temon yang dirawat sejak 5 Juni lalu kini sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. (Wid)

BERITA REKOMENDASI