326 Personel Gabungan Dilibatkan untuk Amankan Nataru di Kulonprogo

KULONRPOGO, KRJOGJA.com – Dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Polres Kulonprogo menggelar kesiapan pasukan Operasi Lilin Progo 2019. Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution kepada media mengatakan, Operasi Lilin Progo 2019 dilaksanakan selama 10 hari mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. 

Tercatat Polres Kulonprogo melibatkan sebanyak 326 personel gabungan yang terdiri dari 245 personel Kepolisian dan 81 personel dari unsur lain seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Linmas, Dinas Kesehatan, BPBD dan Basarnas.

“Giat ini untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas dan mencegah lakalantas. Target kami melakukan pengamanan pelaksanaan perayaan Natal 2019 dan liburan Tahun Baru 2020 di sejumlah objek wisata (obwis),” kata AKBP Anggara Nasution.

Polres Kulonprogo telah menyiapkan tiga pos pengamanan dan dua pos pelayanan. Untuk pos pengamanan ditempatkan di Alun-alun Wates, GKJ Nanggulan dan Pasar Sentolo. Sedangkan pos pelayanan pemantauan arus lalu lintas dan wisatawan di Pantai Glagah Temon dan Kalibiru Kokap.

Sasaran pengamanan pada perayaan Natal di 35 gereja di wilayah Kulonprogo dengan prioritas pengamanan di 7 gereja dengan jemaat di atas 700 orang, yakni GKJ Temon Kulon, Gereja Katolik Santa Maria Bunda Penasihat Baik Wates, GKJ Wates, Gereja Santa Theresia Lisieux Boro Kalibawang, Gereja Santa Lourdes Promasan Kalibawang, Gereja Santa Maria Tak Tercela Nanggulan dan Gereja Katolik Santa Maria Matter Dei Bonoharjo Sentolo.

“Di tujuh gereja tersebut akan kita lakukan sterilisasi lebih dulu pada 23 Desember. Antisipasi terhadap ancaman terorisme, Polres Kulonprogo berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk keamanan gereja apabila mengetahui ada orang tak di kenal atau mencurigakan segera melapor untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.(M-4)

BERITA REKOMENDASI