42 OPD Tanda tangani Pakta Integritas Program 100 Hari

WATES,KRJOGJA.com – Sebanyak 42 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kulonprogo menandatangani Pakta Integritas yang berisi tentang kesediaan dan kesanggupan melaksanakan Program 100 hari dan Program Prioritas selama 5 Tahun.

Menurut Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K), penandatanganan dalam rangka percepatan pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik. "Ini keharusan dan diselesaikan  dalam waktu100 hari, merupakan
program yang sifatnya inovasi, inovatif, terobosan, dalam waktu singkat  untuk  mengakselerasi dalam mempercepat capaian program," kata Hasto usai penandatanganan Pakta Integritas di joglo rumah dinas, Senin (05/06/2017).

Turut menyaksikan Wakil Bupati Drs H Sutedjo, Staf Ahli Bupati, dan Asisten Daerah. Penandatanganan diawali Sekretaris Daerah Ir RM Astungkoro MHum dan diikuti para Kepala OPD.
 
Dicontohkan Hasto pada Dinas Pariwisata, melihat tempat wisata masih kotor, maka dalam 100 hari bisa dibersihkan. Sekaligus dalam rangka "Bela Beli Kulonprogo" tempat wisata harus menyediakan produk lokal, sehingga jangan didominasi produk luar, tapi harus ada produk sendiri, seperti memakai AirKu. Kebersihan tempat wisata akan dilombakan, sekaligus keberpihakan terhadap produk lokal.
 
"Contoh lainnya, infrastruktur jalan,  menjelang lebaran jalan yang akan digunakan untuk mudik, meski tidak bisa diaspal total namun bisa ditambal atau diperbaiki. Jalan tembus wisata diperbaiki pula semampunya. "Ada yang sedikit kita paksakan, tapi kita manfaatkan seratus hari kerja ini lebih efisien efektif dalam pencapaian program," katanya.
 
Program yang dilaksanakan akan dievaluasi tiap 30 hari, rapat diadakan sekitar 22 Juni, 22 Juli, dan 22 Agustus. Pada akhir 100 hari kerja bakal ditayangkan mana OPD yang merah, kuning, atau hijau. Misal capaian 70 persen ke atas hijau, kurang dari 70 persen kuning, kurang 50 persen merah, ini akan diumumkan. “Harapannya itu harus dicapai 100 persen. Sebab program yang singkat dan mudah dievaluasi, serta jelas," ujar Hasto yang menginginkan programnya jelas, capaian harus kuantititas sehingga mudah dicatat.(Wid)

BERITA REKOMENDASI