43 Tahun, AMPI Kulonprogo ‘Wani’ Manfaat untuk Warga

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) memasuki usia ke-43 tahun, dan diperingati pada Minggu (27/06/2021). Peran organisasi di bawah Partai Golkar ini harus ditingkatkan agar memberikan manfaat lebih besar untuk masyarakat luas.

Di Kulonprogo, Ketua AMPI setempat, Awang Himawan mengungkap selama ini pihaknya terus berusaha hadir langsung di masyarakat dalam berbagai kesempatan. “Ketika terjadi bencana alam, kami berusaha hadir turun khususnya di Kulonprogo. Apa yang jadi persoalan di masyarakat, kami berupaya hadir membantu,” ungkapnya, Senin (28/06/2021).

Usia 43 tahun menurut Awang ketika diibaratkan manusia memang dirasa tak lagi selincah sebelumnya. Namun, di sisi lain, usia tersebut menunjukkan kematangan yang diharapkan bisa semakin cepat dan tepat mengurai permasalahan di masyarakat.

“Ibaratnya masih jos, tapi lebih matang dan mapan. Ini jadi cambuk kami semua untuk selalu matang dalam berpikir, bertindak dan bertingkahlaku dalam berkarya nyata untuk masyarakat,” sambungnya.

Terkait posisi AMPI yang merupakan organisasi di bawah Partai Golkar, Awang menjelaskan AMPI adalah ormas yang merupakan kepanjangan tangan Partai Golkar dan berupaya menjadi ujung tombak kehadiran di masyarakat. AMPI Kulonprogo pun menyatakan kesiapan untuk mewujudkan visi misi partai di tingkat masyarakat.

“Kami anane wani, tunduk dan taat pada partai namun berusaha hadir langsung membawa manfaat untuk masyarakat. Semoga di usia 43 tahun kehadiran kami bisa lebih dirasakan,” tandasnya.

Sementara, Ketua DPD AMPI DIY, Syarif Guska Laksana, berikrar tetap menjadikan AMPI sebagai wadah perjuangan bagi seluruh anggota untuk berkarya nyata dan menyiapkan kader sebagai agen pembaharu masyarakat. Pun senada, Ketua Dewan Pembina AMPI Kulonprogo, Suharto secara antusias mengajak para pemuda-pemudi untuk bergabung dan ikut untuk berperan serta membangun wilayah DIY terutama Kulonprogo. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI