476 Warga Eks Penggarap Terima Tali Asih

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sekitar 240 warga eks penggarap Paku Alam Ground (PAG) atau lahan milik Pakualaman di Desa Glagah Kecamatan Temon yang terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) mengikuti proses pencairan dana tali asih. Menurut Kepala Desa Glagah, Agus Parmono, khusus di desanya proses pencairan akan berlangsung dua hari dengan total penerima 476 warga, tiga di antaranya masih diproses karena kasus perceraian.

”Untuk hari ini dana tali asih dicairkan kepada 240 warga sedangkan Jumat (15/02/2019) diterimakan kepada 236 warga. Sehingga total 476 warga,” kata Agus.

Proses pencairan dana tali asih, ungkap Agus, secara umum berjalan lancar, hanya saja ada pihak yang cerai atau ada masalah di internal keluarganya. Kedua belah pihak menginginkan pencarian lewat desa, sehingga terpaksa ditunda dulu. Nanti setelah ada kesepakatan baru dicairkan, dengan demikian tidak muncul permasalahan di kemudian hari.

Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo menyampaikan terima kasih kepada Kadipten Pura Pakualaman khususnya KGPAA Paku Alam X yang telah memberikan tali asih kepada penggarap PAG yang terdampak NYIA. ”Atas nama pribadi dan Pemkab Kulonprogo kami menghaturkan terima kasih kepada pihak Pura Pakualaman. Mudah-mudahan pengarem-arem tersebut menjadi kebaikan Sri Paduka PA X,” ungkap Hasto.

Tentang amanat KGPAA Paku Alam X yang meminta pemkab melakukan pendataan, telah dilakukan dengan penggalian data, berkoordinasi bersama paguyuban dan sudah ditandatangani penggarap baik itu keluasan dan nominal serta sudah uji publik.

”Data sudah valid dan pemkab hanya memfasilitasinya. Hal itu sudah dijelaskan Pak Bayudono (perwakilan dari Pura Pakualaman) bahwa tidak ada bunga dari uang Rp 25 miliar. Serta bagi warga yang terdaftar tapi belum berkenan mengambil, tetap terjamin uangnya dititipkan di rekening Pemdes dan nanti pencairannya di Bank BPD,” tandas Heriyanto. (Rul)

BERITA REKOMENDASI