6 Anggota DRPD Kulonporogo Positif Corona

Editor: KRjogja/Gus

WATES, KRJOGJA.com – DPRD Kulonprogo kembali mencatatkan temuan kasus positif Covid-19. Hingga Senin (21/12) kemarin diketahui sudah ada enam anggota dewan yang terpapar, serta satu orang dari keluarga.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kulonprogo, drg Theodola Baning Rahajujati menyampaikan, pada Senin (21/12) ada penambahan 16 kasus positif Covid-19. Dari sekian itu, 11 di antaranya merupakan kontak kasus sebelumnya, dua lainnya merupakan pelaku perjalanan, kemudian sisanya masih dalam penelusuran.

“Terkait perkembangan kasus DPRD, sudah ada enam anggota dewan yang terkonfirmasi positif ditambah satu dari keluarga. Anggota dewan yang lain sudah melaksanakan tes swab mandiri dengan hasil negatif,” kata Baning seperti dilansir harianmerapi.com.

Pada hari ini, Selasa (22/12), lanjutnya, tim gugus tugas akan melaksanakan tes swab kepada kontak erat kasus DPRD yang belum melaksanakan tes mandiri. Hal ini dilakukan untuk mengetahui paparan virus sehingga penyebarannya dapat diminimalisir.

Baning menyebut, pada Minggu (20/12), merupakan penambahan kasus harian yang tertinggi di Kulonprogo, yakni mencapai 38 kasus. Kemudian pada Desember merupakan penambahan kasus tertinggi selama sembilan bulan penanganan Covid-19 sejak Maret lalu, yakni sebanyak 309 kasus. Sementara untuk November hanya ada 232 kasus.

“Sebagai langkah tindak lanjut, kita upayakan perbaikan pelaksanaan isolasi mandiri, memperketat skrining terhadap pelaku perjalanan dan mengkarantina orang dengan hasil rapid test reaktif,” jelas Baning.

Sementara itu, Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati mengatakan, pihaknya sudah mengimbau anggotanya untuk melaksanakan swab cepat secara mandiri. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas.

“Kami juga sudah minta kepada Dinas Kesehatan dan tim gugus tugas untuk melakukan pelacakan secara ketat dan cepat. Kita butuh energi banyak dari beberapa pihak untuk mengatasi persoalan ini,” kata Akhid.

Pada Senin (21/12), Akhid memastikan karyawan DPRD Kulonprogo sudah kembali bekerja di kantor. Ia juga meminta agar pelayanan kepada masyarakat, acara sosial kemasyarakatan dan keagamaan tetap bisa dilaksanakan.

“Kami tidak ingin, adanya kasus ini mengganggu target kinerja dewan. Semua agenda harus tetap terlaksana namun disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat,” tegas Akhid. (Unt)

BERITA REKOMENDASI