Ada 322 Kasus, DBD di Kulonprogo Meningkat

Pihaknya menduga meninggalnya dua anak-anak tersebut akibat keterlambatan penanganan. Kendati DBD bisa sembuh dengan sendirinya, penyakit yang disebabkan virus dengue dari gigitan nyamuk ‘Aedes Aegypti’ tetap berisiko menyebabkan kematian. Diungkapkan, setelah tergigit nyamuk, seseorang mengalami beberapa gejala DBD setelah masa inkubasi virus ‘dengue’ selesai. Masa inkubasi DBD adalah rentang waktu yang diperlukan dari saat nyamuk menggigit dan memasukkan virus ‘dengue’ ke tubuh korban hingga orang tersebut mengalami gejala DBD. Selama masa inkubasi yang berlangsung 4-7 hari, virus DBD akan memperbanyak diri di dalam tubuh inangnya.

“Gejalanya berawal dari demam tinggi hingga mencapai sekitar 40° celsius, sakit kepala berat, nyeri pada bagian belakang mata, muncul bintik-bintuk kemerahan di kulit, mual dan muntah serta nyeri otot dan persendian,” ujarnya.

Pasca 3-7 hari sejak gejala pertama kali muncul, tubuh akan terasa membaik. Demam pun akan turun sendiri dengan suhu tubuh menjadi di bawah 38°C. Akan tetapi masa ini justru merupakan fase kritis DBD yang bisa menimbulkan komplikasi berbahaya, yakni pendarahan. Jika tidak segera tertangani, risiko terbesar kematian.

BERITA REKOMENDASI