Ada Aduan, Komisi III Sidak Galian Pipa PDAM

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Komisi III DPRD Kabupaten Kulonprogo melakukan inspeksi mendadak (sidak) galian pipa PDAM di ruas jalan Serang – Kepek menyusul adanya beberapa aduan terhadap pelayanan air bersih. Kenyataan di lapangan memang setiap hari terjadi gangguan dan pihak PDAM sudah standby.

“Setelah kita cek di lapangan memang banyak gangguan. Katanya ini ada perbaikan ruas jalan Serang-Kepek. Namun PDAM standby di lapangan, sehingga ketika pipa rusak langsung ganti dan sambung. Gangguan itu dimungkinkan akan berlangsung sekitar 20 hari lagi. Sebab menyelesaikan saluran 20 hari lagi,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kulonprogo, Nur Eni Rahayu SE di sela-sela sidak bersama anggota komisi, Jumat (26/03/2021).

Penyelesaian ruas jalan menurut skedul pelaksana pekerjaan PT SAK selama 20 hari. “Tapi tadi PDAM menyampaikan gangguan itu tidak full 20 hari. Tetapi ada jeda waktu yang memang pada saat dikerjakan, air tidak bisa mengalir. Tetapi paling tidak malam bisa mengalir. Kita meminta seminimal mungkin terjadi gangguan untuk pelayanan air bersih,” ujar Eni.

Eni juga minta PDAM menggunakan ruang milik jalan jalan (rumeja) disesuaikan dengan peraturan Permen PU Nomor 20/per/M/2010 tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian Jalan Pasal 12, di mana kedalamannya lebih dari 1,5 meter. “Kalau itu dilaksanakan pada saat ini pembuatan saluran tak menganggu pipa PDAM. Karena saluran galiannya hanya 1 meter,” ucapnya.

Dijelaskan, bahwa setelah diklarifikasi ke PDAM, pembangunan pipa jauh sebelum ada Permen PU tersebut. “Peristiwa ini bagus, karena bisa memberikan pelajaran bagi semuanya. Kalau ada proyek lagi kedalaman pipa lebih 1,5 meter. Juga masukan untuk perencanaan sebaiknya untuk drainase ada perencanaan ruang utilitas. Bisa digunakan PDAM, viber optik, atau listrik di bawah tanah.

BERITA REKOMENDASI