Akhirnya, Jalan Dicor Bertahap

WATES (KRjogja.com) – Permasalahan kerusakan jalan menuju lokasi penambangan batu andesit di Pedukuhan Clapar III Desa Hargowilis Kecamatan Kokap sudah mulai ada penyelesaian. Manajemen  PT Harmak Indonesia dan warga Pedukuhan Blubuk Desa Sendangsari Kecamatan Pengasih yang mempersoalkan jalan rusak telah mengadakan pertemuan lanjutan di Kantor Kecamatan Pengasih.

Pertemuan tersebut tindaklanjut hasil mediasi kedua belah pihak yang difasilitasi Pemkab Kulonprogo di joglo rumah dinas Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan di Kecamatan Pengasih warga menyodorkan konsep kesepakatan dengan berbagai tuntutan dan disetujui pihak PT Harmak.

"Kesepakatan memang belum ditandatangani warga dan pihak PT Harmak. Tapi besar kemungkinan pertemuan hari ini akan mencapai kesepakatan. Kalau pun ada poin-poin dalam draft tuntutan belum disepakati, sekarang sedang dirembug bareng," kata Purwanto warga Blubuk disela dialog di Joglo Kantor Kecamatan Pengasih, Rabu (03/08/2016). (Perbaikan Jalan Clapar-Blubuk Tertunda)

Salah satu poin tuntutan warga yang telah disepakati mengenai tim monitoring dan evaluasi terhadap kesepakatan dan pengerjaan pengecoran jalan sepanjang 300 meter pertiga bulan sekali di Pedukuhan Blubuk. Perjanjian yang dibahas dalam pertemuan sesungguhya sudah ada sejak pertama kali PT Harmak akan memulai nambang. Tapi setelah ada aksi protes menolak ruas jalan di Pedukuhan Blubuk dilewati armada pengangkut hasil penambangan batu andesit yang dilakukan warga maka terjadi revisi kesepakatan.

"Dalam draf kesepakatan sekarang ada penambahan satu point tuntutan yakni setiap tiga bulan sekali diadakan evaluasi perjanjian dan itu disetujui oleh PT Harmak," terangnya menambahkan sampai akhir 2016 pengecoran jalan yang akan dilakukan PT Harmak 600 meter. (Rul)

 

BERITA REKOMENDASI