Aksesibilitas YIA Makin Mudah Sinkronisasi Desain Konektivitas Tol Bandara Disepakati

Editor: Ary B Prass

KULONPROGO, KRJogja.com– Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura AP I, Faik Fahmi mengatakan, Bandara Internasional Yogyakarta/ Yogyakarta International Airport (YIA) yang disebut Presiden Joko Widodo sebagai bandara terbaik di Indonesia, akan semakin mudah diakses melalui jalur darat dengan rencana hadirnya akses tol yang terkoneksi langsung YIA.
“Direktorat Jenderal Bina Marga, Sekretariat Daerah Istimewa Yogyakarta, PT AP I, Badan Pengatur Jalan Tol dan PT Jogjasolo Marga Makmur telah sepakat dengan sinkronisasi desain konektivitas jalan tol yang akan terhubung YIA telah disepakti. Yaitu Jalan Tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulonprogo dengan jalan akses tol menuju YIA dan jalan akses tol menuju Akses YIA – Borobudur (Kawasan Bedah Menoreh),” kata Faik dalam siaran persnya, Rabu (28/7/2021).
Adapun kesepakatan terkait sinkronisasi desain konektivitas tol dimaksud mencakup rencana desain akses simpang susun YIA pada Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA dengan desain persimpangan tidak sebidang dari dan menuju YIA yang difasilitasi dengan lajur tersendiri dan menuju exit Jalan Akses YIA-Borobudur (Kawasan Bedah Menoreh), perincian penanganan simpang akses jalan tol, dan hal-hal lainnya.
“AP I senantiasa berkomitmen meningkatkan pelayanan di bandaranya, salah satunya dengan penyediaan fasilitas dan peningkatan aksesibilitas menuju bandara. Dengan telah disepakatinya sinkronisasi desain konektivitas jalan tol yang terhubung langsung YIA, maka para pemangku kepentingan dapat melakukan proses selanjutnya terkait pembangunan tol dan aksesibilitasnya sehingga akses tol dari dan menuju YIA dapat segera terwujud. Akses tol ini akan semakin memudahkan masyarakat untuk menjangkau YIA,” kata Faik Fahmi.
Seperti diketahui, pada 17 Agustus 2021 mendatang, di YIA akan dioperasikan kereta api (KA) YIA yang akan menghubungkan YIA di Kulonprogo dengan Stasiun Tugu Yogyakarta. KA bandara akan semakin melengkapi pilihan moda transportasi lanjutan yang kini telah ada di YIA. Seperti shuttle bus, taksi bandara (taksi reguler dan taksi daring), bus Damri, KA dari stasiun terdekat (Stasiun Tugu) dan lainnya.
Sementara itu PTS General Manager YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan, bandara tersebut memiliki luas terminal 219.000 meter persegi dan total luas area bandara mencapai 587 ha. Sehingga menjadikan YIA sebagai salah satu bandara terbesar di Indonesia dengan kapasitas saat ini mampu menampung hingga 20 juta penumpang pertahun atau 11 kali lebih besar dari Bandara Adisutjipto yang hanya dapat menampung 1,6 juta penumpang pertahun.
“Pada kapasitas ultimate, nanti YIA bisa menampung hingga 45 juta orang pertahun,” ungkapnya. (Rul)

BERITA REKOMENDASI