Anggota DPRD DIY, NKH Bantu Pramuwisata Korban Pandemi

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJogja.com – Pandemi Covid-19 telah menimbulkan keterpurukan hampir seluruh kalangan dan sektor. Termasuk para pemandu wisata terpaksa alih pekerjaan serabutan agar bisa bertahan hidup.

“Selama pandemi Covid-19 kami tidak bisa mengandalkan pekerjaan lama sebagai pemandu wisata, karena tidak ada aktivitas yang berkaitan dengan pariwisata. Semua objek wisata tutup, sehingga tidak ada yang memakai jasa kami,” kata Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kulonprogo, Suwardiyono usai menerima bantuan sembako dari anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD DIY, Novida Kartika Hadhi (NKH) ST di Gedung Marhaen DPC PDIP Kulonprogo, Kamis (19/8).

Dengan kondisi tersebut pengurus dan anggota HPI setempat akhirnya menjalani pekerjaan lain, seperti jadi buruh bangunan, membuka usaha angkringan hingga penjual sayuran keliling.

Suwardiyono mengungkapkan, sebelum pandemi Covid-19 melanda, anggota HPI sering menerima order memandu wisata minimal lima kali dalam sebulan dan setiap paket mereka bisa meraup keuntungan Rp 2-3 juta. Tapi saat ini nasib pemandu wisata tak menentu.

“Bahkan agar bisa bertahan hidup, ada anggota kami terpaksa menjual kendaraan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk membiayai anak-anak sekolah,” ujarnya menambahkan pemandu wisata yang tergabung dalam HPI sekitar 60 orang dan semuanya kehilangan pekerjaan.

BERITA REKOMENDASI