Anggota Komunitas Relawan SAR DIY-Jateng Latgab Potensi SAR 0274 Di Kalibawang

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJogja.com – Ratusan peserta dari 23 komunitas relawan Search and Rescue (SAR) DIY-Jateng mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) Potensi SAR 0274 di Gunung Tugel Kalurahan Banjarharjo Kapanewon Kalibawang selama dua hari, Sabtu-Minggu (2-3/10).

“Koramil 05/ Kalibawang mengapresiasi dan mendukung Latgab bagi anggota komunitas relawan. Apalagi pemerintah dan jajaran terkait terutama BNPB, Basarnas dan TNI-Polri pada saat terjadi kebencanaan dan kecelakaan sangat membutuhkan sinergitas dari para relawan SAR bahkan menjadi ujung tombak penanganan di lapangan,” kata Wakil Danramil 05/ Kalibawang Pelda Dwi Prasetyo saat membuka secara resmi Latgab Porensi SAR 0274 di Lapangan Banjarharjo, Kalibawang, Sabtu (2/10) sore.

Latgab dinilai sangat tepat dengan kondisi saat ini. “Momentum Latgab pas, jumbuh kalian suasana. Artinya di daerah kita memasuki musim penghujan yang perlu diantisipasi dengan kesiapsiagaan kita semua,” harapnya.

Ditegaskan, Koramil 05/ Kalibawang sangat komit terhadap penanganan kebencanaan, salah satu buktinya adalah menginisiasi lahirnya komunitas relawan yang biasa disebut Barisan Relawan Distrik Kalibawang (Baladika). “Harapannya terjalin komunikasi dan kerjasama antarkomunitas,” ungkapnya.

Ketua Panitia Latgab Heri Purwanto mengatakan, materi latihan vertical rescue atau pelatihan yang berkaitan dengan ketinggian. “Harapannya semua peserta memiliki kemampuan khusus dalam operasi SAR, yaitu teknik mengevakuasi korban atau objek pada medan terjal dari tempat tinggi ke yang lebih rendah atau sebaliknya,” tutur Heri menambahkan pihaknya juga mengadakan sarasehan dengan nara sumber di antaranya dari Basarnas DIY.

Ketua Baladika, Kasiyanto menegaskan, pelatihan bertujuan menjalin silaturahmi antarkomunitas relawan yang biasa terlibat dalam operasi SAR. “Selain itu untuk meningkatkan kekompakan, hal tersebut penting karena dalam operasi SAR banyak melibatkan komunitas relawan sesuai kemampuan dan tugasnya masing-masing, sehingga tidak berbenturan pada saat pelaksanaan operasi. Yang tidak kalah pentingnya meningkatkan kapasitas kemampuan para relawan dibidang kebencanaan,” ujarnya.

Pembina Baladika Bambang Wicaksana mengungkapkan, di antara komunitas relawan yang mengikuti Latgab, Baladika, SAR MTA, SAR Semesta, SAR Lintas, ACT, Merapi Rescue, Mapala dan RAPI Kulonprogo serta beberapa komunitas relawan dari Jawa Tengah. “Latihan bisa terlaksana berkat dukungan berbagai pihak terutama Basarnas DIY dan Geprek Sa’i & Hajj Chicken,” katanya. (Rul)

BERITA REKOMENDASI