Angkasa Pura I Implementasikan Ketentuan Perjalanan Baru

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Perusahaan pengelola Bandara Internasional Yogyakarta/ Yogyakarta International Airport (YIA), PT Angkasa Pura (AP) I mendukung penerapan kebijakan pemerintah tentang ketentuan pelaku perjalanan orang dalam negeri pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk menekan laju penularan Covid-19 yang belakangan ini meningkat cukup tajam.

Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager (GM) YIA Agus Pandu Purnama menjelaskan, ketentuan perjalanan udara baru mengacu surat edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) nomor SE 45/ 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi udara pada masa pandemi Covid-19 yang mulai diberlakukan pada 5 Juli 2021.

“Surat Edaran Kementerian Perhubungan merupakan turunan SE Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 nomor 14/ 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19,” kata Agus Pandu, Senin (05/07/2021).

Dalam SE Kemenhub nomor 45/2021 ungkap Agus Pandu Purnama syarat dokumen bagi calon penumpang penerbangan antarbandara di Pulau Jawa, penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa dan penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Bali meliputi sertifikat vaksin Covid-19 pertama, surat keterangan hasil tes negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Sementara itu, syarat dokumen bagi calon penumpang pesawat udara yang akan melakukan perjalanan udara di luar wilayah Jawa dan Bali, yaitu surat keterangan hasil tes negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil tes negatif RT-A yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC Indonesia.

“Prinsipnya petugas YIA bersama seluruh stakeholder komunitas bandara siap menerapkan ketentuan perjalanan orang dalam negeri melalui udara pada PPKM Darurat Jawa-Bali, 3 hingga 20 Juli sesuai SE Kemenhub Nomor 45 Tahun 2021 yang mulai diimplementasikan 5 Juli. Petugas kami akan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan di seluruh area bandara dan kantor administrasi pada masa pandemi ini untuk membantu mengurangi laju penularan Covid-19,” jelas Pandu. (Rul)

BERITA REKOMENDASI