Aport Hub Kulonprogo Siap Terapkan ‘Self Service’

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Salah satu Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Kulonprogo yakni SPBU Aport Hub Kulonprogo menjadi pioner dalam menerapkan sistem self service atau pelayanan mandiri. Hal tersebut diungkapkan Direktur PT Kulonprogo Mitra Energi (KME) Ir Aryanto Sukoco saat soft opening SPBU Aport Hub Kulonprogo yang dilakukan, di Temon, Kulonprogo, beberapa hari lalu. Penerapan self service tersebut memang disesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman saat ini.

“Kami menerapkan ini sebagai sarana edukasi kepada masyarakat bahwa pelayanan self service ini bukan semata kami mengurangi jumlah tenaga kerja tapi memang mengikuti perkembangan teknologi. Bahwa saat ini masyarakat sebenarnya sudah bisa melakukan pelayanan mandiri,” tutur Aryanto.

Dilanjutkan Aryanto, sebenarnya banyak hal dikembangkan pihaknya dalam membangun tempat yang nantinya menjadi rest area tersebut. Terkait sistem pembayaran yang digunakan akan menerapkan cashless atau non-tunai, baik itu menggunakan kartu maupun QR code. “Memang untuk saat ini baru soft opening SPBU, sedangkan nantinya akan kami bangun kawasan rest area meliputi hotel, restoran dan penjualan produk UMKM lokal,” ucapnya.

Meski demikian, Aryanto juga menyampaikan bahwa kegiatan usaha untuk membangun SPBU tersebut tidak dilakukan dengan instan. “Tidak ada yang instan untuk memulai usaha menjadi seperti ini. Kami dulu melakukan pembebasan lahan butuh waktu 2 tahun, kemudian 4 tahun untuk membangun. Dulu kami beli lahan di sini sebelum ada bandara, mungkin kalau sekarang harganya sudah naik berapa kali lipat,” urainya.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Drs H Sutedjo menyebutkan, pihaknya sangat mendukung PT KME dalam menerapkan self service bagi SPBU di Kulonprogo tersebut. “Untuk mewujudkan fasilitas seperti ini kan tentu butuh persetujuan dari banyak pihak, terutama dari PT Pertamina. Makanya ketika ada fasilitas yang cukup baik seperti ini dan memiliki harapan demi kemajuan masyarakat sekitar, kami dari Pemkab Kulonprogo siap mendukung,” ujar Sutedjo.

Dikatakan Sutedjo, dengan kehadiran SPBU Aport Hub Kulonprogo tersebut diharapkan mampu menumbuhkan perekonomian bagi masyarakat sekitar. “Kami tadi mendengar jika ada 90 persen karyawan di SPBU ini berasal dari warga lokal, ini perlu kami apresiasi. Harapannya juga dengan SPBU di jalur nasional, ini bisa dimanfaatkan untuk mengisi bahan bakar berbagai keperluan. Ini lokasi sangat strategis, apalagi jika nantinya dibangun fasilitas lain seperti hotel, restoran dan toko oleh-oleh,” katanya.

Sedangkan Sales Area PT Pertamina Wilayah Kulonprogo, Bastian Wibowo menyambut baik apa yang menjadi inovasi SPBU Aport Hub Kulonprogo dalam menerapkan self service. “Ini mungkin yang pertama kalinya diterapkan di Kulonprogo, bahkan DIY. Dimana ada SPBU yang benar-benar menerapkan self service,” ungkap Bastian Wibowo. (Wid/Rul)

BERITA REKOMENDASI