Asik Mandi Supriyadi Hilang Terseret Ombak

PANJATAN (KRjogja.com) – Salah satu santri Pondok Pesantren An Nadwah, Kauman Desa Bendungan Kecamatan Wates, Supriyadi (16) warga Kecamatan Galur, Minggu (6/11/2016) sekitar pukul 10.00 WIB hilang terseret ombak laut selatan di pantai Pedukuhan II Desa Pleret Kecamatan Panjatan. Saat kejadian korban bersama empat temannya sedang asik mandi di laut, tanpa disadari korban berenang ke arah tengah, sehingga ditelan ombak dan hilang.

Kapolsek Panjatan AKP Wahyu Sudadi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan laut (laka) laut yang menimpa santri Pondok Pesantren An Ndawah tersebut. Diungkapkan peristiwa naas yang menimpa Supriyadi bermula ketika korban bersama empat temannya salah satunya Yudi Haryanto (13) warga Pedukuhan II Desa Garongan Kecamatan Panjatan dan berangkat dari pondok menuju pantai di Pedukuhan II Pleret Kecamatan Panjatan sekitar pukul 09.00 WIB. Begitu sampai di lokasi mereka berlima langsung mandi laut.

"Tak berapa lama, saksi Soleh (25) melihat Supriyadi berenang semakin ke tengah, sehingga saksi berlari berupaya memberikan pertolongan, tapi tidak berhasil korban akhirnya terseret ombak dan hilang," kata Wahyu Sudadi menambahkan obak laut saat itu tidak terlalu besar.

Hingga berita ini ditulis, jasad korban belum diketemukan. Tim Search and Rescue (SAR) Pantai Bugel bersama petugas kepolisian masih terus melakukan pencarian dengan menyisiri pantai.
"Petugas bersama pihak pondok pesantren dan masyarakat masih menunggu sekaligus melakukan penyisiran baik ke arah barat maupun timur," terang Kapolsek AKP Wahyu Sudadi. (Rul)

BERITA REKOMENDASI