Awan Tebal Mirip Ombak Besar Tak Mempengaruhi Penerbangan Pesawat

Menurutnya hal tersebut bisa terjadi salah satunya karena ada fenomena angin laut dalam skala luas mendorong massa udara ke arah daratan. “Jenisnya awan Arcus atau roll cloud, sifatnya diiringi hujan ringan hingga sedang dan diikuti turbulensi. Peristiwa tersebut memang cukup pengaruh pada sektor penerbangan tapi hanya untuk pesawat kecil jenis propeler. Sedangkan pesawat besar seperti yang biasa beroperasi di YIA tidak terlalu berpengaruh,” tegasnya.

Warjono mengatakan, awan Arcus sangat jarang terjadi. Kalaupun muncul biasanya pagi atau sore hari dengan durasi hitungan jam. “Seperti yang terjadi tadi pagi durasinya berdasarkan radar cuaca dari pukul 07.00-08.20 WIB dan itu hanya melintas saja,” ungkapnya.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko mengatakan, awan tersebut muncul di pesisir Kulonprogo sekitar pukul 07.30 WIB. Kemudian semakin mendekati daratan di wilayah Temon dan sekitarnya termasuk area bandara.

BERITA REKOMENDASI