Balai Bahasa DIY Beri Penghargaan Penggunaan Bahasa di Ruang Publik

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan penghargaan Penggunaan Bahasa di Ruang Publik Lembaga Pemerintah dan swasta di Kulonprogo. Penghargaan diserahkan oleh Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kulonprogo, Drs Jazil Ambar Was’an didampingi Kepala Balai Bahasa DIY Imam Budi Utomo di Aula Adikarta (Gedung Kaca), Rabu (27/10/2021).

Penghargaan kategori lembaga pemerintah diraih Rutan Kelas IIB Wates, Puskesmas Panjatan I, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo. Sedangkan pada kategori lembaga swasta penghargaan diberikan kepada RS Santo Yusup Boro, Pengelola Wisata Kalibiru, dan RM Seafood Yu Gun.

Menurut Kepala Balai Bahasa DIY Imam Budi Utomo, terdapat 120 lembaga yang masuk penilaian yang terdiri dari 60 lembaga pemerintah dan 60 lembaga swasta. “Penilaian meliputi aspek kaidah bahasa, fisik penggunaan bahasa, serta tipografi bahasa. Maka dihasilkan 3 lembaga di masing-masing kategori, baik pemerintah maupun swasta sebagai penerima penghargaan,” tuturnya.

Disebutkan Imam, pemberian penghargaan ini merupakan wujud apresiasi bagi para lembaga, baik pemerintah maupun swasta yang mampu menggunakan bahasa Indonesia. “Jadi bagaimana bahasa Indonesia ini benar-benar digunakan dengan baik, itu merupakan tujuannya. Makanya kami memberikan penghargaan kepada para lembaga ini,” ujarnya.

Atas penghargaan yang diraih, Kepala DPMPT Kulonprogo, Agung Kurniawan SIP MSi menyambut gembira hal tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan kinerja bersama jajaran pegawai yang ada di DPMPT Kulonprogo dalam menerapkan dan menggunakan bahasa Indonesia baik dan benar.

“Jadi bagaimana bahasa Indonesia digunakan dengan baik, mampu diimplementasikan pegawai di kantor DPMPT Kulonprogo, termasuk Mal Pelayanan Publik (MPP) Kulonprogo. Kami menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dalam praktek pelayanan kepada masyarakat agar bisa dilayani dengan maksimal,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat agar penggunaan bahasa Indonesia, bisa digunakan dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kulonprogo. “Bagi lembaga yang belum mendapat penghargaan, kami berharap dengan adanya penghargaan ini dilakukan evaluasi agar penggunaan bahasa Indonesia di lembaga-lembaga lain bisa diperbaiki. Mari utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing,” ungkapnya. (Wid/Rul)

BERITA REKOMENDASI