Bandara dan Pelabuhan Harapan Besar Kulonprogo

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Bandara New International Airport Kulonprogo dan Pelabuhan Tanjung Adi Karto bisa terwujud, maka harapannya sangat besar sebagai daya ungkit guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Gubernur DIY Hamengku Buwono X mengatakan hal itu dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X pada upacara Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kulonprogo di Alun-alun Wates, Senin (15/10/2018) sore.

Hal ini disebabkan akan terbukanya peluang investasi yang lebih luas, baik dalam pengembangan bandara dan pelabuhan itu sendiri, infrastruktur sarana dan prasarana pendukung maupun multiplayer efect lainnya yang dapat dikembangkan.

"Untuk itulah, momentum peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kulonprogo sangat tepat apabila kita juga dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan. Guna lebih mengembangkan sikap dialogis, negosiatif, persuasif, komunikatif dan saling pengertian di dalam membangun daerah," kata Gubernur DIY.

Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) mengatakan, saat ini Kulonprogo sedang memasuki masa-masa transisi. "Maka mau tidak mau, terutama dalam dua tahun ini, seluruh pihak di Kulonprogo harus siap dalam menyikapi beban yang ditimbulkan dari transisi tersebut," ujarnya.

Terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang masih menjadi salah satu pertimbangan penting dalam investasi, Hasto menuturkan ada percepatan substansi. Sebab banyak hal dalam rancangan peraturan daerah (raperda) itu yang sudah sinkron dengan Pemda DIY. Meski raperda serupa di tingkat DIY belum disahkan, namun sudah lebih dari 90 persen materi milik Pemkab Kulonprogo sinkron dengan Pemda DIY.

"Para investor kami yakinkan bahwa  investasi tidak keluar dari RTRW yang ada. Seperti untuk kawasan industri yang dikembangkan adalah di wilayah Sentolo dan sedikit ke Lendah, sedangkan penambangan andesit hanya di Kokap dan Pengasih. Serta tambang pasir di Kalibawang masih bisa. Ini selalu kami sampaikan kepada investor," jelas Hasto. (Wid/Rul)

BERITA REKOMENDASI