Baznas Bedah 34 RTLH, Budaya Gotong Royong Harus “Diuri-uri”

Editor: Ary B Prass

KULONPROGO, KRJOGJA. com– Selama Januari hingga 2 Desember 2021, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulonprogo telah membedah Rumah Tidak Layak Huni (RTHL) sebanyak 34 rumah atau senilai Rp 510 juta. Gotong royong atau kebersamaan dalam membangun RTLH ini harus tetap dijaga dan dipertahankan.
Khusus Kamis (02/12/2021) bantuan senilai Rp 67,5 juta untuk membedah empat rumah @ Rp 15 juta dan tambahan jambanisasi Rp 2,5 bagi tiga rumah. Keempat penerima yakni Suharjan warga Kleben Kaliagung Sentolo Rp 17,5 jt, Subakin warga Pedukuhan X Krembangan Panjatan Rp 17,5 jt, Suradali Kepek Pendoworejo Girimulyo Rp 15 juta, dan Kartiyo Jetis Pendoworejo Girimulyo Rp 17,5 jt. Bantuan diserahkan Wabup dan Baznas bersama a Asda 1, Staf Ahli Bidang Kesra dan SDM, Bagian Kesra Setda, serta lainnya,  Kamis (02/12/2021).
Dikatakan Wabup Fajar Gegana, dalam membedah rumah, maka makna gotong royong harus diutamakan.
“Mungkin bantuan tidak seberapa, namun itu bisa menjadi pemantik kita semua agar bisa bergotong royong. Budaya seperti ini merupakan tinggalan leluhur kita, maka harus diuri-uri. Sambatan atau gotong royong itu sesuatu yang baik, bersama-sama membangun rumah tetangga dan ke depan gantian kalau bikin rumah sambatan lagi,” urai Fajar.

BERITA REKOMENDASI