Belum Ada Calhaj Kulonprogo Tarik Biaya

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Setelah sepekan Menteri Agama RI menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442H/ 2021M, belum ada calon jemaah haji Kabupaten Kulonprogo yang mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulonprogo, H Ahmad Fauzi SH, Jumat (11/0/20216) di kantornya. “Pekan lalu Menteri Agama dengan SK Nomor 660 Tahun 2021 menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan haji tahun 1442H/ 2021M,” terang Fauzi.

Kemenag Kulonprogo secara resmi juga sudah memberitahukan pembatalan keberangkatan tersebut kepada jemaah haji melalui surat nomor B-992.2/2021 dengan dilampiri SK Menteri Agama tentang Pembatalan keberangkatan tersebut. Sebenarnya tahun 1442H/ 2021M ini belum ada penetapan Bipih, maupun penetapan kuota porsi yang bisa berangkat. Sehingga belum ada proses pelunasan.

“Mestinya jemaah yang akan diberangkatkan tahun 2021 ini adalah jemaah yang sudah melunasi tahun 2020 yang lalu. Kulonprogo tahun 2020 rencananya memberangkatkan 253 orang calon jemaah haji, namun pada tahun 2020 Indonesia tidak memberangkat jemaah haji. Jadi 253 orang ini sudah sempat tertunda keberangkatannya dua kali,” kata Fauzi.

Fauzi menambahkan, bahwa jumlah pendaftar haji Kulonprogo yang masih menunggu antrian sebagai waiting list sampai dengan saat ini sebanyak 9.634 orang. Dan pendaftar saat ini diperkirakan baru akan bisa diberangkatkan tahun 2051 atau dengan waktu tunggu sampai 30 tahun. “Meski demikian minat warga Kulonprogo untuk mendaftar haji cukup tinggi, dan tidak terpengaruh dengan adanya pembatalan keberangkatan untuk tahun 2021 ini,” pungkasnya. (Wid)

 

BERITA REKOMENDASI