BIY Beroperasi Penuh, PDAM Pastikan Suplai Air Tak Terganggu

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulonprogo mampu mensuplai air bersih 14 liter perdetik untuk melayani kebutuhan air bersih di Bandara Internasional Yogyakarta (BIY).

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirto Binangun Jumantoro mengatakan, kapasitas air bersih 14 liter perdetik diperkirakan mencukupi pada saat BIY beroperasi penuh pada 29 Maret 2020.

“PDAM memastikan ketika bandara beroperasi penuh hingga beberapa tahun ke depan, suplai air bersih ke bandara dipastikan tidak terganggu. Jaringan perpipaan dengan kapasitas 14 liter perdetik telah tersambung sampai bandara,” ujar Jumantoro, beberapa waktu lalu.

Penyediaan air disesuaikan pada saat bandara beroperasi penuh yang diperkirakan akan melayani sekitar 20 juta penumpang. Dalam perhitungan dengan kapasitas 3 liter perdetik mampu melayani sekitar 1 juta penumpang.

Menurutnya, dengan berdasar perhitungan suplai 14 liter perdetik diperkirakan mencukupi kebutuhan penumpang antara dua sampai tiga tahun ke depan. “Prediksi kami ini bisa menyuplai aman 2-3 tahun yang akan datang,” tuturnya.

Seperti diketahui sebelumnya PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) berencana memindahkan semua penerbangan pesawat jet dari bandara Adisutjipto ke BIY di akhir Maret 2020. Luas terminal bandara yang mencapai sekitar 219.000 m2 mampu melayani sekitar 20 juta penumpang.

Pada awal bandara beroperasional, PDAM menyuplai air bersih 4 literper detik. Pembambilan air bersih dari pengolahan air baku di Bendung Sapon, Kapanewon Lendah yang dialirkan ke berbagai wilayah Kulonprogo. Untuk mengantisipasi permintaan air bersih yang terus meningkat, katanya, mempersiapkan sumber air baru dari Bendung Kamijoro yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo di akhir 2019 lalu.

Bendung Kamijoro memiliki kapasitas produksi air bersih hingga 300 liter perdetik. Jumlah itu akan mampu melayani kebutuhan air seiring pertumbuhan BIY dan berbagai wilayah di Kulonprogo, tambahnya.(Ras)

BERITA REKOMENDASI