Bodronoyo Prihatin Anggotanya Terjerat Kasus Korupsi

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Kepala Desa (Kades) Banguncipto Kecamatan Sentolo berinisial HS dan Bendaharanya, Sum, mengundang keprihatinan Ketua Paguyuban Kepala Desa & Perangkat Desa Seluruh Kulonprogo (Bodronoyo), Dwi Andana SE. Pihaknya berharap, kasus serupa tidak terjadi lagi demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Baca Juga: Bodronoyo Minta Perda Mengakomodir Kearifan Lokal

"Kami bersama teman-teman prihatin sekaligus memberikan dukungan moral kepada anggota Bodronoyo yang saat ini tersandung kasus dugaan tindak pidana korupsi. Semoga para pihak yang terkait kasus tersebut selalu tegar menghadapinya, sehingga semuanya bisa selesai dengan baik," kata Dwi Andana kepada media beberapa waktu lalu.

Ditegaskan, dugaan kasus tersebut hendaknya bisa menjadi pelajaran bagi seluruh anggota Paguyuban Bodronoyo, sehingga ke depan tidak bermain-main dengan anggaran. Sebenarnya Bodronoyo telah mengambil langkah-langkah strategis dalam upaya mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah desa se-Kulonprogo.

"Ya kami biasanya kerja sama dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulonprogo, Inspektorat Daerah dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo melakukan sosialisasi tentang kegiatan-kegiatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan pemdes. Dalam setiap acara sosialisasi petugas  Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan," ujarnya.

Menanggapi salah satu kandidat calon wakil bupati (cawabup) Kulonprogo Sisa Masa Jabatan 2017-2022 yang merupakan Kades Banjaroyo juga anggota Paguyuban Bodronoyo, Anton Supriyono, Dwi Andana menegaskan secara organisasi dirinya mendukung pencalonan salah satu koleganya di Bodronoyo tersebut. 

"Atas nama Paguyuban Bodronoyo tentu mendukung sekaligus mendoakan mudah-mudahan niat luhur Kades Banjaroyo Pak Anton sehingga bisa menjadi Wabup Kulonoprogo," ujarnya.

Kendati demikian siapa pun nanti yang terpilih menjadi Wabup Kulonprogo untuk menyelesaikan tugas hingga sisa masa jabatan 2022, Pengurus dan Paguyuban Bodronoyo akan tetap tunduk dan mendukung penuh wabup terpilih nanti. "Dukungan moral memang kami berikan kepada Pak Anton Supriyono, tapi kalau dalam perjalanannya nanti ternyata yang terpilih kandidat lain tentu kami juga akan mendukung dan siap menjalankan program-program kerjanya," jelas Andana.

Baca Juga: Bodronoyo Sepakat Tolak Keputusan MK

Andana mengatakan alasan Paguyuban Bodronoyo mendukung pencalonan Anton Surpiyono dalam bursa cawabup Kulonprogo, karena kalau wabup terpilih berasal dari unsur kades tentu lebih mengetahui permasalahan tentang desa. Sehingga perhatian dan advokasi terhadap kepentingan desa-desa di Kulonprogo semakin tinggi. (Rul)     

BERITA REKOMENDASI