BPOM Siap Membantu UMKM Naik Kelas

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Kabupaten Kulonprogo menyambut baik dan mendukung kehadiran layanan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mal Pelayanan Publik (MPP). Ini point mendekatkan pelayanan, masyarakat tidak perlu jauh-jauh mengurus izin ke Yogyakarta, tapi cukup datang saja ke MPP

“Izin BPOM untuk usaha obat dan makanan tersebut akan memberi nilai tambah produk dan dengan sendirinya akan meningkatkan citra dan daya saing ekonomi para pelaku usaha tersebut,” kata Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo seusai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY, Dra Dewi Prawitasari Apt, MKes dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulonprogo, di Ruang Menoreh, komplek pemkab, Rabu (06/01/2021).

Penandatanaganan PKS ini bertujuan menjalin sinergi dalam rangka peningkatan efektivitas, membangun jejaring, kemitraan dan koordinasi pelaksanaan pelayanan publik di Kulonprogo melalui penyelenggaraan MPP. BPOM dan DPMPT berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses pada MPP serta berusaha memberikan percepatan proses pelayanan publik guna mendukung kemudahan berusaha bagi para pelaku usaha di Kulonprogo.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, BPOM telah membuka Layanan di MPP sejak pertengahan bulan November 2020. BPOM membuka layanan setiap hari Selasa dan Kamis tiap pekan dengan 2 orang petugas. Melihat antusiasme pengunjung, apabila semakin meningkat maka BPOM akan menambah hari layanan dengan masing-masing 1 orang petugas.

Jenis pelayanan BPOM di MPP antara lain penyelenggaraan pelayanan publik yang berupa layanan informasi, sertifikasi, pengaduan di bidang obat dan makanan, serta konsultasi perizinan berusaha di bidang obat dan makanan. Adapun cakupan pengawasan sarana produksi obat dan makanan BPOM di DIY ini meliputi industri pangan, industri pangan rumah tangga, industri farmasi dan industri obat tradisional, industri kosmetik dan usaha kecil obat tradisional.

Kepala DPMPT, Agung Kurniawan SIP MSi menyatakan, pihaknya menyambut baik hadirnya layanan BPOM di MPP ini, mengingat banyaknya pelaku UMKM yang bergerak di bidang industri obat dan makanan di Kulonprogo yang membutuhkan layanan BPOM.

“Saat ini bagi para pelaku usaha, khususnya UMKM dapat mengurus surat izin obat dan makanan dan minuman di sini, langsung datang ke MPP saja tidak perlu jauh-jauh ke kantor BPOM di Yogyakarta, mengingat lokasi Kulonprogo yang berada di batas barat DIY,” ujar Agung, sambil menambahkan pihaknya selama ini menerbitkan sertifikasi produksi pangan industri rumah tangga melalui aplikasi perizinan Online Sigle Submission (OSS), selanjutnya ia mendorong UMKM naik kelas dengan mengurus izin edar produk dari BPOM supaya distribusi produknya semakin luas bahkan eksport.

Diharapkan dengan adanya pelayanan BPOM di MPP akan memberikan kemudahan akses kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas keamanan pangan. Selain itu, diharapkan animo pelaku usaha makanan untuk mendaftarkan produknya di BPOM dan juga kesadaran akan pentingnya keamanan produk pangan yang sesuai standar kesehatan di Kulonprogo akan meningkat, dan hal ini tentunya akan berimbas pada peningkatan kepercayaan customer terhadap kualitas produk makanan yang berasal dari Kulonprogo. (Wid/Rul)

BERITA REKOMENDASI