Bupati Kulonprogo – Ketua KPU DIY Tandatangani Kesepakatan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI punya program nasional Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3). Pencananganan program tersebut untuk mewujudkan kader-kader penggerak dalam konteks pendidikan pemilih dan meningkatkan literasi masyarakat terkait pemilu dan pemilihan.

Kader-kader diambil dari beberapa unsur baik pemuda, pemuda disabilitas, tokoh perempuan, tokoh agama dan lainnya sebanyak 25 orang. Para kader akan dilatih terkait pemilu dan pemilihan.

“Pemilihan kader secara bervariasi diharapkan dapat melakukan pendidikan serupa ke kelompok yang lebih luas lagi,” kata Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan usai penandatanganan nota kesepakatan Pemkab Kulonprogo dan KPU DIY tentang penyelenggaraan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan untuk Kalurahan Hargowilis, Kokap di Ruang Rapat Menoreh, Kantor Bupati setempat, Selasa (21/09/2021).

KPU DIY menunjuk dua kelurahan melakukan kerjasama Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan. Kedua kelurahan dimaksud Kelurahan Hargowilis, Kokap, Kulonprogo dan Kelurahan Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta.

Dijelaskan, tingkat partisipasi pemilih di Yogyakarta cenderung tinggi bahkan termasuk tertinggi di Indonesia. Tingkat partisipasi memang penting tapi harus diimbangi dengan kualitas pemilihnya.

Bupati Kulonprogo Drs Sutedjo mengapresiasi KPU DIY memilih Kelurahan Hargowilis, Kokap sebagai salah satu fokus pelaksanaan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan.

“Mudah-mudahan program tersebut bisa berjalan lancar sehingga semuanya bisa terlaksana dengan baik. Program tersebut akan membantu proses pendidikan politik kepada masyarakat,” tuturnya.

Sutedjo menambahkan program KPU tersebut merupakan bagian dari sistem demokrasi sebuah negara demokratis yang tentu akan menjadi salah satu sarana pelaksanaan prinsip-prinsip negara demokrasi. (Rul)

BERITA REKOMENDASI