Bupati Kulonprogo Lantik 69 Lurah Terpilih

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJogja.com – Bupati Kulonprogo Drs Sutedjo resmi melantik 69 lurah yang terpilih dalam pemilihan lurah (pilur) se-Kabupaten Kulonprogo pada 24 Oktober lalu. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan serta penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis kepada dua perwakilan lurah yakni lurah Tawangsari Pengasih dan lurah Banjaroyo Kalibawang berlangsung di Aula Adikarta Gedung Kaca Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (30/11).

Prosesi pelantikan lurah diwarnai suasana agak sedih, lantaran Lurah Sidoharjo Kapanewon Samigaluh terpilih, Umari (55) dalam perjalanan dari rumahnya menuju Gedung Kaca mengalami kecelakaan. Ban mobil yang disopirinya sendiri tiba-tiba pecah dan asnya patah. Akibat kejadian tersebut pelipis kanan dan kepalanya mengalami luka sobek dan harus mendapat sembilan jahitan dari tim medis RS PKU Nanggulan.

Kendati menahan sakit tapi Umari mengaku senang karena tetap bisa hadir langsung dalam pelantikan bersama 69 lurah terpilih lainnya. “Saya sempat takut tidak bisa datang ke pelantikan tapi saat saya tiba di Gedung Kaca dengan diantar pak polisi ternyata acara belum mulai,” kata Umari saat ditemui usai pelantikan.

Selain nampak ada perban di pelipisnya dan mata kanan memerah, setelan baju putih yang dikenakan Umari juga nampak diwarnai bercak-bercak darah.

Sementara itu Bupati Sutedjo mengatakan, partisipasi pemilih dalam pilur serentak tahun 2021 cukup tinggi, rata-rata tingkat partisipasi untuk 68 Kalurahan adalah 84.52 persen. Tingkat partisipasi tertinggi dalam 1 Kalurahan adalah sebesar 91.31 persen dan yang terendah 74.83 persen. “Tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam pilur serentak tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap kontinuitas peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintah kalurahan yang dipimpin oleh lurah untuk enam tahun ke depan,” kata bupati.

BERITA REKOMENDASI