Bupati Lantik Pimpinan Baznas Kulonprogo

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo melantik dan mengambil sumpah Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulonprogo periode 2022-2027 dari Ruang Sermo Lantai II Gedung Binangun I dan live streaming oleh Kulonprogo TV, Kamis (14/04/2022). Lima pimpinan Baznas Kulonprogro yang dilantik adalah H Alfanuha Yusidha MPMat (Ketua), H Jumanto SH (Wakil Ketua I), Drs H Abdul Madjid (Wakil Ketua II), H Agus Nuryanto (Wakil Ketua III), dan Dra Hj Rr Widiastuti (Wakil Ketua IV).

Sutedjo mengatakan pemerintah telah memberikan kepercayaan penuh kepada pimpinan Baznas. “Mohon kepercayaan ini dijaga dan dijunjung tinggi. Dalam menjalankan tugas mulia ke depan membutuhkan kepercayaan. Jadi pimpinan Baznas Kulonprogo yang telah mendapat rekomendasi dari Baznas Pusat adalah orang-orang yang secara sosial mempunyai nilai. Ada ungkapan sesungguhnya nilai seseorang itu terletak pada kepercayaan,” ujarnya.

Bupati berdasarkan rekomendasi dari Baznas Pusat, kemudian menerbitkan Surat Keputusan Bupati. Itu juga kepercayaan. “Kami berharap pimpinan Baznas yang baru ini akan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan amanah,” kata Sutedjo.

Ketua Baznas DIY, Dra Hj Puji Astuti MSi mengatakan nahkoda baru ini diharapkan bisa memberikan inovasi baru dalam implementasi pengelolaan zakat di Kabupaten Kulonprogo. Baznas sebagai lembaga pemerintah pengelola zakat non struktural dari tingkat pusat hingga daerah.

Karena itu, wewenang yang diberikan kepada Baznas merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional dan terarah. Kita dituntut untuk membuat dan menjalankan kebijakan dengan tujuan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait pengelolaan zakat. Memberikan akses kemudahan layanan bagi mitra yaitu para muzaki dan mustahik.

Saat ini, potensi zakat di DIY cukup besar, namun realisasinya masih sangat jauh. Potensi se DIY itu Rp 2,3 Triliun. Tetapi realisasinya belum mencapai Rp 150 miliar. Sehingga upaya untuk menuju raihan ideal masih harus ditingkatkan. Pengeloaan oleh Baznas dengan 3 (Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI).

“Kami berharap estafet kepemimpinan ini kolaborasi dan komunikasi yang kita lakukan lebih baik lagi. Baik jalinan komunikasi dengan pemerintah daerah, maupun kolaborasi dengan berbagai lembaga lainnya,” ucapnya.

Pelantikan dihadiri Ketua Baznas DIY, Forkompimda Kulonprogo, Sekretaris Daerah, Asda, Kepala Kankemenag, PDM, PCNU, Lazismu, Lazisnu. Juga Pemimpin PT Bank BPD DIY Cabang Wates, Direktur Utama Bank Kulonprogo, Kepala OPD, serta Panewu dan Lurah di lingkungan Kabupaten Kulonprogo.

Drs Jazil Ambar Was’an, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra yang merupakan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kulonprogo periode 2022-2027, telah melaksanakan pendaftaran dan seleksi. Pendaftaran terbuka untuk umum dilaksanakan selama 40 hari, 15 Desember 2021 – 25 Januari 2022 dan ada pendaftar ada 15 orang. Kemudian semua dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Tahapan selanjutnya, mengikuti seleksi kompetensi yang dilaksanakan 31 Januari 2022 dan sebanyak 11 orang dinyatakan lolos. Tahapan terakhir yang dilaksanakan panitia tingkat kabupaten adalah seleksi wawancara yang dilaksanakan 8 Februari 2022 dan meloloskan 10 orang.

“Kemudian panitia kabupaten melaporkan hasil dan seluruh proses seleksi mendapatkan sebanyak dua kali dari jumlah yang dibutuhkan atau 10 orang kepada Bupati Kulonprogo. Selanjutnya, dimintakan pertimbangan pengangkatannya kepada Baznas RI,” kata Ambar Was’an.

Selanjutnya, 10 calon pimpinan Baznas dilakukan verifikasi faktual, 15 Maret 2022 oleh Baznas RI dan kualifikasi di antara 10 orang cukup berimbang. Namun Baznas juga harus menentukan lima orang yang akan diberikan rekomendasi.

Dari hasil rekomendasi dari Baznas RI telah memberikan persetujuan dan pengangkatan terhadap lima orang terpilih. Kemudian diterbitkan SK Bupati Kulonprogo Nomor 120/A/2022 tentang pengangkatan pimpinan Baznas Kabupaten Kulonprogo periode 2022-2027.

Kemudian pada 7 April 2022, dilaksanakan Sidang Pleno oleh Pimpinan Baznas untuk menyusun organisasi pimpinan Baznas Kabupaten Kulonprogo. Sidang Pleno dipandu oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra.

“Seluruh proses seleksi yang menjadi kewenangan panitia seleksi (Pansel) kabupaten telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan Baznas RI. Tugas Pansel selesai pada saat pelantikan,” pungkas Ambar. (Wid/Rul)

BERITA REKOMENDASI