Bupati Petahana dr Hasto Kaget Tanggul Sungai Seling Jebol Lagi

Editor: KRjogja/Gus

TEMON (KRJogja.com) – Tanggul Sungai Seling di Pedukuhan Seling Desa Kebonrejo Kecamatan Temon, jebol lagi. Kejadiannya saat hujan deras mengguyur wilayah Kulonprogo sepanjang Rabu (23/11) malam. Kendati tidak menelan korban jiwa tapi luapan air sempat merendam pemukiman penduduk. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan warga setempat bersama unsur pemerintah desa dan kecamatan serta anggota Koramil Temon berkoordinasi untuk kerja bhakti memasang tanggul sementara berupa karung berisi pasir.

 

Jebolnya tanggul Sungai Seling sepanjang 15 meter merupakan kali kedua. Sebelumnya tanggul sepanjang 50 meter juga pernah jebol dan mengakibatkan rumah keluarga Sagi (65) hanyut terbawa arus. Korban saat itu terpaksa diungsikan dan dibangunkan rumah lewat program bedah rumah di lokasi yang aman. "Tanggul yang jebol merupakan bangunan lama bukan tanggul yang baru dibangun. Kejadiannya saat hujan lebat Rabu (23/11) malam," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai Pantai II Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), Suradi ST MT di lokasi, Kamis (24/11).

Dalam waktu bersamaan Bupati petahana dr Hasto Wardoyo SpOG (K) dan Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati SE, anggota Komisi III DPRD setempat Aris Syarifuddin serta anggota DPRD DIY Drs Sudarto juga meninjau lokasi setelah sebelumnya mereka menerima laporan dari warga Seling. Pengamatan KR

, tanggul yang jebol merupakan titik persambungan bangunan baru dengan yang lama. Hal tersebut dibenarkan Suradi. "Bangunan lama memang sudah cukup tua, sehingga tidak mampu menahan tekanan arus air saat banjir," terangnya.

Suradi berjanji segera mengatasi masalah tersebut dengan menurunkan alat berat. "Tumpukan karung pasir hanya bersifat sementara untuk menahan air agar tidak masuk pemukiman penduduk. Satu-satunya cara mengatasi ancaman banjir di Pedukuhan Seling adalah membangun tanggul permanen dan Jumat, (25/11) pagi alat berat sudah di lokasi untuk mengeruk sungai sekaligus membuat benteng agar air tidak masuk pemukiman. Selanjutnya dibangun tanggul permanen," ujarnya.

Dokter Hasto kaget mendengar tanggul Sungai Seling jebol lagi, apalagi baru saja dibangun pasca bencana banjir mengepung Kabupaten Kulonprogo pada awal 2016 silam. "Saya memang kaget mendengar laporan masyarakat tanggul Sungai Seling jebol lagi. Karena saya masih ingat betul saat masih menjabat bupati, tanggul tersebut jebol dan langsung ditangani BBWSSO dengan membangun tanggul baru. Demikian juga dengan keluarga mbah Sagi kami bangunkan rumah baru lewat program bedah rumah. Harapan saya BBWSSO segera membangun tanggul baru dengan kualitas yang bagus," harapnya.

Ketua DPRD Akhid Nuryati mengaku akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses dan kualitas bangunan tanggul yang dibangun nanti. (Rul)

BERITA REKOMENDASI