Bupati Resmikan Baliho Berantas Pungli

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJogja.com – Upaya pemberantasan pungutan liar (pungli) pada semua sektor pelayanan publik penuh tantangan. Diperlukan inovasi penerapan strategi pencegahan pungli melalui kebijakan implementasi model kota tanpa pungli. Bupati Kulonprogo Drs Sutedjo menegaskan, pemasangan baliho merupakan ajakan pada semua pihak memerangi pungli atau meniadakan pungli di semua lini kehidupan masyarakat. Baik di lingkungan instansi pemerintah maupun di lembaga-lembaga dan juga di kehidupan sehari-hari. Apabila pungli dibiarkan menjadi budaya tidak baik.

“Harapannya, kita bersih dari pungutan-pungutan liar. Itu garis besarnya,” tegas Sutedjo saat bersama Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) dan Forkopimda Kulonprogo meresmikan baliho pungli di dekat pintu perlintasan kereta api atau teteg Wetan dan teteg Kulon, Wates, Jumat (17/9).

Pemasangan baliho ‘Kulonprogo Menuju Kabupaten Bebas Pungli’ merupakan media ajakan kepada masyarakat agar menghindari dan meniadakan pungutan liar. Peran seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan agar bisa bersama-sama memerangi pungli.

Sementara itu, Ketua Satgas Saber Pungli sekaligus Wakapolres Kulonprogo Kompol Sudarmawan mengingatkan semua pihak menghentikan tindakan pungli. Ke depan Satgas Saber Pungli akan melakukan penyuluhan sekaligus mengimbau instansi pemerintah dan swasta agar tidak melakukan praktek pungli. Upaya-upaya preventif akan terus dilakukan dan langkah penegakan hukum menjadi langkah terakhir apabila masih terdapat pungli. Kabupaten bebas pungli membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi terutama pada masa pandemi seperti sekarang.

“Melalui pemasangan baliho, Satgas Saber Pungli mencanangkan Kabupaten Kulonprogo bebas pungli,” ujarnya.

Pungli merupakan kegiatan pengenaan biaya di tempat yang tidak seharusnya biaya dikenakan atau dipungut. Pungli termasuk tindakan illegal dan masuk kategori korupsi. Praktik-praktik pungli hingga kini masih marak terjadi bahkan seolah-olah telah menjadi budaya. Karena itu upaya pemberantasan dilakukan dengan menyebarkan informasi ke berbagai kalangan. (Rul)

 

 

BERITA REKOMENDASI