Bupati Resmikan Gedung Baru Perumda BPR Bank Kulonprogo

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dunia perbankan pada 2020 menghadapi tantangan yang cukup besar, karena terjadi pandemi Covid-19 yang berakibat terpuruknya sektor perekonomian masyarakat dan lesunya transaksi melalui perbankan. Tapi Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kulonprogo dinilai telah berkontribusi meningkatkan perkembangan industri perbankan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Perbankan dituntut untuk senantiasa menjunjung tinggi kredibilitas dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan produk dan jasa perbankan. Karena itu perbankan khususnya Perumda BPR Bank Kulonprogo diharapkan dapat menjadi lembaga pelayanan publik yang semakin profesional sesuai harapan semua pihak,” kata Deputi Direktur Pengawas Lembaga Jasa Keuangan OJK DIY, Budi Saptono pada Peresmian Gedung Baru dan pergantian nama dari PD BPR Bank Pasar Kulonprogo jadi Perumda BPR Bank Kulonprogo di Ballroom Yudhistira Perumda BPR Bank Kulonprogo, Jumat (19/03/2021).

Peresmian dilakukan Bupati Drs Sutedjo disaksikan Ketua DPRD Akhid Nuryati SE, dua Wakil Ketua Dewan, Ponimin Budi Hartono dan L Yok Mulyono, Wabup Fajar Gegana serta Ketua BPC Gapensi setempat Ki H Kuswadi ST. Budi Saptono mengingatkan, dalam operasional lembaga perbankan tidak lepas dari berbagai ancaman dan risiko yang melekat, baik risiko kredit, operasional maupun risiko hukum. Manajemen bank dituntut harus mampu mengelola risiko tersebut.

“Sesungguhnya bisnis bank adalah bisnis risiko, sehingga Direksi diharapkan bisa mengelola risiko dengan baik. Dapat menghasilkan laba sesuai target tapi tingkat risiko bisa diterima oleh bank sehingga pada akhirnya BPR tumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat,” tuturnya.

Bupati Sutedjo mengatakan, peresmian gedung dan nama baru Perumda BPR Bank Kulonprogo merupakan langkah awal menyiapkan lembaga keuangan yang lebih representatif dalam menangkap peluang investasi seiring pesatnya pembangunan dan meningkatnya ekonomi masyarakat.

“Kami berharap dengan gedung dan nama baru akan memberikan semangat baru pada sumber daya manusia (SDM) Perumda BPR Bank Kulonprogo. Lembaga keuangan yang besar dan kuat diperlukan dalam menangkap peluang investasi. Apalagi Kulonprogo terus berkembang secara dinamis,” terangnya.

Gedung Perumda BPR Bank Kulonprogo menempati lahan hibah dari pemkab setempat. Bangunan dan lahannya sudah menjadi aset bank milik masyarakat Kulonprogo tersebut.

Dirut Perumda BPR Bank Kulonprogo Joko Purnomo MM mengatakan aset bank tersebut sekitar Rp 510 miliar. Deposito sekitar Rp 430 miliar dan kredit sekitar Rp 350 miliar.

“Pandemi Covid-19 berdampak bagi kami. Untungnya, OJK memberikan relaksasi kredit hingga Maret 2022, sehingga non performing loan (NPL) kami tidak naik secara fantastis,” ujar Joko didampingi Direktur Bisnis Rita Purwati dan Direktur Kepatuhan Surojo. (Rul)

BERITA REKOMENDASI