Bupati Resmikan Rest Area Kulonprogo Aport Hub

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mengapresiasi kehadiran rest area Kulonprogo Aport Hub dengan salah satu unit usahanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Berada di lokasi sangat strategis dekat Yogyakarta International Airport (YIA) tentu ke depan akan berkembang dan memberi manfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan kemajuan pembangunan wilayah Kulonprogo.

“Kehadiran Kulonprogo Aport Hub yang unit usahanya tidak hanya SPBU tapi juga hotel, kuliner dan pusat oleh-oleh khas Kuloprogo serta tenant-tenant lainnya tentu sangat memberi manfaat bagi masyarakat, terutama tenaga kerja 90 persen warga sekitar,” kata Bupati setempat Drs Sutedjo disela meresmikan SPBU 44 556 14 di Pedukuhan Seling Kalurahan Kebonrejo, Temon, Jumat (29/08/2021).

Nampak hadir Pemimpin Bank BPD DIY Syariah Bambang Pramana Hadi dan tamu undangan lainnya. Bupati mengungkapkan, semakin ‘menjamurnya’ SPBU, hotel dan bidang usaha lain di Kulonprogo mengindikasikan kabupaten ini menjadi primadona bagi para investor untuk menanamkan investasinya seiring beroperasinya YIA. “Rest area ini menjadi salah satu pemicu atau daya ungkit bagi kebangkitan ekonomi di Kulonprogo,” ujarnya.

Dirut PT Kulonprogo Mitra Energi (KME) Whari Prihartono optimis, konsep pembangunan rest area Kulonprogo Aport Hub yang terintegrasi dengan berbagai unit usaha diantaranya hotel, resto dan cafe akan berkembang seiring berakhirnya pandemi Covid-19. Apalagi teknologi yang diterapkan di SPBU 44 556 14, self service. Sebuah sistem layanan kekinian.

Whari mengungkapkan, investasi rest area tersebut cukup besar mencapai ratusan miliar dan pembangunannya didukung oleh sejumlah lembaga perbankan terutama Bank BPD DIY Syariah. “Terus terang investasi kami didukung Bank BPD DIY Syariah,” ungkapnya.

Pemimpin Bank BPD DIY Syariah Bambang Pramana Hadi menjelaskan, salah satu produk layanan yang sering dinikmati nasabah adalah pembiayaan untuk komersial. Sedangkan untuk UMKM di antaranya KUR.

“Khusus di rest area Aport Hub Kulonprogo, selain pembiayaannya kami juga membantu transaksi keuangannya. Seperti pembayaran-pembayaran di food court-food court yang ada di sini. Baik dengan EDC dan ATM,” tutur Bambang. (Rul)

BERITA REKOMENDASI