Bupati Resmikan Toko PanganKu Dukung Kemandirian Pangan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Toko PanganKu merupakan toko modern berbasis pemberdayaan masyarakat bagian dari program pembangunan pertanian secara utuh yang disebut agrobisnis. Diawali on farm dari hulu kemudian pengolahan sampai pemasaran hasil yang dikelola Asosiasi KWT Nyi Ageng Serang Kulonprogo beranggotatan 307 KWT se-Kulonprogo.

“Dari sisi on farm sudah dilaksanakan usaha tani di semua lahan kabupaten Kulonprogo, lahan sawah dengan pola tanam padi palawija sudah sangat produktif. Demikian juga dari sisi optimalisasi pekarangan seperti produksi sayuran dan buah sampai ke pemasarannya. Jadi KWT kita dari sisi on farm sudah bisa mensupport sayuran dan buah-buah untuk suplai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Ir Muh Aris Nugroho MMA saat peresmian Toko PanganKu di Pasar Mitra Tani, Kompleks Pasar Hewan Terpadu Pengasih, Jumat (31/12/2021).

Dijelaskan dalam operasionalnya, toko PanganKu akan diintegrasikan dengan SiBakul (belanja online bebas ongkir). Untuk pasar mitra tani menjual sembako yang akan bekerja sama dengan Gojek, ini betul-betul dari petani oleh petani dan untuk petani.

Sementara itu Bupati Kulonprogo Drs Sutedjo usai meresmikan mengatakan, toko PanganKu dan Pasar Mitra Tani merupakan upaya pemkab meningkatkan kesejahteraan khususnya sektor pertanian. Dalam kontribusinya nanti, Kulonprogo bisa meyakini untuk Indonesia sesungguhnya kebutuhan akan pangan bisa cukupi secara mandiri.

“Kemandirian pangan negeri ini masih perlu diperjuangkan, dukungan Kulonprogo sudah mulai terasa, surplus beras 30-45 ribu ton setiap tahun merupakan dukungan dan bukti nyata Kulonprogo mampu memberikan kontribusi bagi kemandirian pangan,” jelasnya.

Bupati mengingatkan untuk hal-hal yang bisa diproduksi sendiri sesungguhnya tidak perlu mendatangkan atau membeli dari luar daerah. Spirit bela dan beli Kulonprogo sesungguhnya mengandung makna agar bisa berdiri di kaki sendiri. (Rul)

BERITA REKOMENDASI