Cegah Kecelakaan Lagi, Dispar Tutup Kawasan Muara Sungai Serang Glagah

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJogja.com – Kawasan muara sungai Serang di Pantai Glagah Kapanewon Temon ditutup secara resmi oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo, Jumat (7/6). Langkah tersebut diambil sebagai upaya antisipasi agar kecelakaan air/ laut di lokasi yang sama tidak terjadi lagi. Apalagi peristiwa laka laut bukan merupakan objek wisata (obwis) dan yang termasuk obwis adalah pantai dan laguna.

“Keputusan menutup kawasan muara sungai Serang hasil koordinasi kami dengan TNI, Polri, Satlinmas Kulonprogo dan Pengelola Obwis Pantai Glagah,” kata Kepala Dispar setempat Joko Mursito, Jumat (7/1).

Pihaknya menyayangkan sikap sejumlah wisatawan yang nekat bermain di sekitar muara sungai Serang. Padahal pihaknya bersama dinas/ intansi terkait sudah mengeluarkan imbauan bahkan larangan agar wisatawan tidak bermain di muara Sungai Serang.

“Bersama unsur TNI, Polri dan Satlinmas Kulonprogo sebenarnya kami telah mengeluarkan imbau dan larangan bagi wisatawan agar tidak mengunjungi kawasan muara sungai Serang,” ungkapnya menambahkan peristiwa naas dialami empat warga Boyolali Jateng, dua di antaranya tewas tenggelam menjadi peringatan keras agar wisatawan betul-betul mematuhi setiap larangan yang telah ditentukan pihak terkait.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko menjelaskan, kecelakaan hingga merenggut nyawa di muara sungai Serang tidak hanya terjadi sekali tapi sudah beberapa kali.

“Awal tahun lalu juga ada yang meninggal di muara sungai Serang. Kami sudah mengeluarkan imbauan dan peringatan pada wisatawan, tapi masih ada wisatawan yang nekat turun ke muara,” tutur Aris. (Rul)

 

 

BERITA REKOMENDASI