Dalam 100 Hari, Obwis Bersih Dari Sampah

WATES, KRJOGJA.com – Dinas Pariwisata Kulonprogo sanggup melaksanakan Program 100 Hari Kerja yang dicanangkan Bupati-Wabup dr Hasto Wardoyo SpOG (K) – Drs H Sutedjo, sebagai upaya percepatan pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik. 

Lima poin yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu tersebut yakni mewujudkan tempat wisata yang bersih dari sampah, mewujudkan objek wisata (obwis) sebagai media pemasaran produk lokal, menertibkan penarikan retribusi pariwisata, menyusun draft Peraturan Bupati (perbup) tentang Implementasi Rencana Induk Pariwisata Daerah serta membangun rintisan Kawasan Bebas Roko di tempat wisata.

"Untuk program prioritas selama lima tahun meliputi peningkatan sarana dan prasarana di obwis strategis, membangun satu kesatuan manajemen di kawasan obwis strategis dan menyelenggarakan aktraksi wisata skala nasional serta menjalin kerja sama dengan pihak swasta untuk mengembangkan potensi wisata," jelas Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Drs Krissutanto di ruang kerjanya, Kamis (15/6).

Program 100 hari kerja dan program prioritas selama lima tahun telah dituangkan dalam pakta integritas yang ditandatangani Krissutanto dan dr Hasto, Senin (5/6) lalu. Rencana aksi dalam mewujudkan tempat wisata yang bersih dari sampah adalah melakukan pembinaan dan pemantapan kepada kelompok sadar wisata (pokdarwis) atau pengelola wisata tentang pengelolaan sampah. 

"Pembinaan petugas kebersihan obwis oleh tim kebersihan meliputi Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan. Selain itu kami juga secara rutin mengeluarkan imbauan agar tempat wisata selalu terjaga kebersihannya," tambah Krissutanto.

Guna mewujudkan obwis sebagai media pemasaran produk lokal, Dinas Pariwisata melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada pokdarwis atau pengelola wisata tentang Bela Beli Kulonprogo terutama produk air kemasan AirKu dan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Imbauan agar tempat wisata ikut memasarkan produk lokal Kulonprogo. (Rul)

BERITA REKOMENDASI