Delapan Desa Terhindar dari Banjir Bogowonto

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sebagian wilayah dataran rendah beberapa desa di wilayah Kabupaten Kulonprogo dan Purworejo, Jawa Tengah terhindar luapan dari banjir Sungai Bogowonto menyusul material pasir laut yang menutup aliran air sowangan atau muara sungai berhasil disingkirkan. Pengurus Kelompok Petani Tambak Udang di Pedukuhan Pasir Kadilangu, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kiswanto mengungkapkan pembukaan sowangan Sungai Bogowonto pada waktu yang tepat.

Sungai Bogowonto sempat banjir setelah pasir yang menutup sowangan berhasil dibuka. Luapan air sungai tidak lagi meluap ke pekarangan penduduk di sebagian wilayah di Desa Jangkaran dan tujuh desa di Kabupaten Purworejo.

“Setelah sowangan terbuka, tambak udang dalam kondisi aman. Air yang sempat merendam pekarangan penduduk juga sudah surut. Luapan air Sungai Bogowonto, bisa langsung mengalir ke laut,” ujar Kiswanto.

Menurutnya dengan mengerahkan dua ekskavator, pasir laut terbawa gelombang laut selatan yang menutup sowangan berhasil disingkirkan, Jumat (09/11/2018) siang. Selang beberapa jam datang banjir sekitar pukul 23.00.

Dalam waktu bersamaan gelombang laut selatan dalam kondisi normal. Pasir yang terbawa arus gelombang tidak sampai menutup sowangan. Arus Sungai Bogowonto telah mengalir lancar ke laut.

“Peningkatan arus air sungai, mampu menghanyutkan sebagian pasir sehingga sowangan tidak tertutup lagi. Air sudah mengalir lancar ke laut,” jelasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya masyarakat secara swadaya mendapat dukungan dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Yogyakarta, berhasil membuka muara atau sowangan Bogowonto yang sepanjang musim kemarau tertutup material pasir laut selatan di Kulonprogo. Akibat gelombang laut besar beberapa waktu lalu, pasir yang menutup aliran sungai sepanjang sekitar 200 meter dengan ketebalan 5 meter.

Tertutupnya sowangan tersebut dikhawatirkan merendam sebagian wilayah di Pedukuhan Pasir Mendit, Pasir Kadilangu, Desa Jangkaran, Kulonprogo. Luapan banjir juga menjadi ancaman sebagian wilayah desa di Kabupaten Purworejo, meliputi Desa Jogoboyo, Karanganyar, Gedangan, Jatikontal, Jatimalang, Ngentak dan Girirejo. (Ras)

BERITA REKOMENDASI