Di Empat Kecamatan, Belasan APK Dirusak

GALUR (KRjogja.com) – Alat peraga kampanye (APK) milik pasangan calon (paslon) bupati – wabup Kulonprogo mengalami kerusakan. Kuat dugaan perusakan terhadap belasan APK tersebut dilakukan pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab dengan menggunakan senjata tajam. Tercatat ada sebelas APK yang rusak tersebar di empat wilayah masing-masing di Kecamatan Wates, Panjatan, Lendah dan Galur.

"Kami memangtelah menerima laporan dari Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) terkait kerusakan APK di sebelas lokasi. Menindaklanjuti laporan tersebut kami telah melakukan pemantauan di lapangan," kata Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Kulonprogo Tamyus Rohman, di ruang kerjanya, Selasa (15/11/2016) malam.

Selain APK hilang, spanduk milik paslon bupati-wabup nomor urut 1 Zuhadmono Azhari – Iriani Pramastuti dan nomor urut 2 dr Hasto Wardoyo – Drs Sutedjo di selatan Puskesmas Wates hilang. Tapi setelah dilakukan pencarian oleh petugas Panwas, bambu pengait ditemukan tergeletak di persawahan sekitar 50 meter dari lokasi semula. Menariknya spanduk milik pasangan dr Hasto – Tedjo ditemukan dalam kondisi terlipat. Sedangkan milik pasangan Zuhadmono-Iriani hilang.

Panwas menduga rusaknya belasan spanduk kemungkinan dilakukan oleh sekelompok orang secara sengaja. Pelaku diduga lebih dari dua orang dengan menggunakan senjata tajam jenis cuter. Sebagian spanduk sobek menjadi dua dan tiga bagian. Waktu perusakan diperkirakan antara pukul 00.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. “Ada juga gambar pasangan ditutup dengan tanah, tapi sudah kami bersihkan,” terang Tamyus.

Tindakan perusakan APK terkesan sudah terpola. Hal tersebut dilihat dari lokasinya berada dalam satu jalur. Tapi hanya APK yang jauh dari pemukiman atau pusat keramaian saja yang dirusak.
Menurut Tamyus dugaan perusakan APK tersebut akan dibawa ke sentra penegakan hukum terpadu (Gakumdu). Kasus itu harus diungkap karena sudah mengarah ke tindakan pelanggaran pidana dengan acanaman hukumannya penjara satu bulan atau denda sampai satu juta.

Marbudi (50) warga Galur mengungkapkan spanduk yang ada di pertigaan Jalan Trisik ditemukan rusak pada Selasa (15/11/2016) pagi. Sebelumnya spanduk tersebut masih terasang utuh. “Saya tidak tahu tapi sepertinya dirusak dengan senjata,” tuturnya.

Secara terpisah Ketua Tim Pemenangan paslon Zuhad – Iriani, Yusron Martofa SH menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada panwas dan Gakumdu. Pihaknya menyayangkan upaya pihak tertentu mencederai pesta demokrasi dengan merusak sekaligus menghilangkan APK milik pasangan yang diusung oleh Gerindra, PKB dan Demokrat. “Kami sudah rapat dan menyerahkan penanganannya kepada. Kalau dalam waktu dekat tidak ada hasil kami akan menyampaikan protes,” jelasnya. (Rul)

 

BERITA REKOMENDASI