Dikpora Kulonprogo Larang SD Adakan Pembelajaran Tatap Muka

WATES, KRJOGJA.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kulonprogo melarang SD, mengawali tahun pelajaran baru 2020/2021 menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Di masa pandemi Covid-19
pembelajaran menggunakan sistem dalam jaringan atau online.

Kepala Dinas Dikpora Kulonprogo, Arif Prastowo mengungkapkan pembelajaran tatap muka sementara digantikan menggunakan aplikasi yang selama ini sudah dipergunakan di sekolah. Minimal dapat menggunakan media sosial WA (WhatsAps) grup.

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 orangtua atau saudara terdekat diharapkan bersedia sebagai penghubung sekolah, memberikan pendampingan terhadap para siswa mengikuti pembelajaran dari rumah. ”Sekolah harus mematuhi protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19. Kulonprogo belum masuk zona hijau. Jangan sampai ada penularan virus Korona di sekolah,” ujar Arif Prastowo di konfirmasi mengawali tahun pelajaran 2020/2021,
Minggu (12/7).

Belajar dari rumah menggunakan sistem online, katanya juga berlaku bagi para peserta didik baru. Pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekolah mengundang para orangtua dan peserta didik baru
kelas I untuk menerima informasi tentang pembelajaran online. MPLS SD hanya satu hari yang dalam pelaksanaannya harus mentaati protokol kesehatan. Untuk menghindari kerumunan, setiap termin dibatasi maksimal dua jam, mengundang 13 orang. Setelah selesai dilanjutkan termin berikutnya.

Para orangtua dan peserta didik baru wajib mengenakan masker. Sebelum masuk ke ruangan wajib mencuci tangan, mengecek suhu badan dan menjaga jarak. ”Hari berikutnya pembelajaran dilakukan secara online. Belum boleh penyelenggaraan pembelajaran tatap muka meskipun pencapaian target kurikulum tidak maksimal,” jelasnya. (Ras)

BERITA REKOMENDASI