Dilaporkan, Dugaan Praktik Politik Uang di Pilur Plumbon

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Kasubbag Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana membenarkan adanya laporan tentang dugaan tindakan ‘money politics’ atau politik uang dalam proses pemilihan lurah (pilur) di Kabupaten Kulonprogo, Minggu (24/10/2021) lalu.

“Benar, memang ada satu laporan dugaan politik uang di Kalurahan Plumbon Kapanewon Temon,” katanya, Kamis (28/10/2021).

Pernyataan tersebut disampaikannya menanggapi pertanyaan wartawan terkait laporan calon lurah Plumbon nomor urut 01, Agus Sutikno tertanggal 26 Oktober dengan terlapor Swt warga Plumbon. Terlapor diduga merupakan salah satu tim sukses calon lurah nomor urut 02, Budi Bawoto yang merupakan rival pelapor pada Pilur Plumbon.

“Sejauh ini baru pelapor yang dimintai keterangan. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan penyidik reskrim,” jelas Iptu Jeffry.

Diungkapkan, dugaan politik uang dalam proses pilur menjadi prioritas penanganan kasus di Polres Kulonprogo. Kapolres setempat AKBP M Fajarini bersama Wakapolres Kompol Sudarmawan sudah menggelar rapat dan membentuk tim khusus dengan melibatkan kesatuan yang ada. Selain satu laporan, polisi juga menemukan dua aduan ke panitia pilur di masing-masing kalurahan.

Sementara itu pelapor R Agus Sutikno, mengatakan, sebelum melapor ke Polres Kulonprogo, pihaknya terlebih dahulu melaporkan dugaan politik uang yang diduga dilakukan oleh tim sukses calon lurah nomor urut 02 kepada panitia pilur Kalurahan Plumbon pada Kamis (14/10/2021) silam.

“Ironisnya laporan saya tidak ditindaklanjuti. Pihak kapanewon menyatakan menunggu panitia pemilihan lurah di Plumbon. Tapi tidak ada hasilnya. Sehingga saya memutuskan melaporkan dugaan politik uang ke polisi,” katanya.

BERITA REKOMENDASI