Dinding Sungai Serang Di Triharjo Ambrol, Warga Cemas Terendam Banjir

KULONPROGO, KRJogja.com – Ribuan jiwa warga Kalurahan Triharjo Kapanewon Wates selalu was-was. Lantaran dinding Sungai Serang di wilayah RT 07 Pedukuhan Kadipaten kalurahan setempat mengalami longsor. Warga semakin khawatir setelah mengetahui ada tiga titik lokasi yang terus tergerus air sungai. Jika salah satu titik dinding saja jebol maka akan terjadi banjir yang cukup besar dan meredam pemukiman warga.

“Kalau sampai dinding sungai yang saat ini terus longsor hingga jebol maka tidak hanya warga Pedukuhan Kadipaten Triharjo saja yang terendam banjir. Tapi juga mengancam warga di empat Kalurahan Triharjo, Ngestiharjo, Kulwaru dan Sogan. Artinya ribuan jiwa warga terancam bencana banjir,” kata Jagabaya Kalurahan Triharjo, Bambang Handaya di sela meninjau lokasi tanggul Sungai Serang ambrol, Senin (28/12).

Sebagai upaya antisipasi agar tiga titik dinding Sungai Serang yang saat ini terus tergerus air adalah melakukan pemasangan bangket sementara berupa mengisi ratusan karung dengan pasir dan batu (sirtu). “Dari tadi pagi, warga kerja bakti memasukkan tanah urug (sirtu-Red.) ke dalam karung kemudian dipasang sebagai bangket sementara di tiga lokasi dinding Sungai Serang yang ambrol,” jelas Bambang.

Dalam pembangketan sementara tersebut selain warga kerja bakti, Pemerintah Kalurahan Triharjo juga membantu menyiapkan tanah urung berupa sertu yang oleh warga dimasukkan dalam ratusan karung bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo.

BERITA REKOMENDASI