Dispar Optimis Target PAD Tercapai

WATES, KRJOGJA.com – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kulonprogo 2017 dari sektor pariwisata ditargetkan sebesar Rp 3.585.100.000, hingga Kamis (28/12/2017) realisasinya telah mencapai Rp 3.470.983.900 atau 96,99 persen. Diperkirakan setidaknya 50.000 orang bakal membanjiri kawasan wisata Pantai Glagah Temon pada malam pergantian tahun nanti.

"Kami optimis bisa memenuhi target, sebab masih punya waktu hingga 31 Desember. Biasanya kami panen ketika malam pergantian tahun," ujar Sekretaris Dinas Pariwisata Kulonprogo yang juga sebagai Plh Kadinas, Rohedy Goenoeng Poerwohandoko SSos, Kamis (28/12/2017).
 
Berdasar pengalaman sebelumnya, menurut Goeneong, Pantai Glagah dipadati pengunjung yang bisa menembus 50.000 orang. Dibanding libur akhir pekan, angka tersebut jelas sudah lebih tinggi, bila dibanding pengunjung saat akhir pekan yang rata-rata 1.500 orang per hari. "Belum objek wisata lainnya, sehingga kami optimis target PAD bisa tercapai," tandasnya, yang didampingi didampingi Dra Rr Hudi Priyanti MM Kabid Pemasaran dan Sari Wulandari SH MM Kabid Destinasi.

Dijelaskan, malam pergantian tahun pada Minggu (31/12/2017), berbagai acara digelar oleh Pemkab Kulonprogo, Pemda DIY, maupun swadaya masyarakat. Di kawasan wisata yang dikelola pemkab, berbagai acara diharapkan menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Perayaan malam tahun baru selain yang diadakan Dinas Pariwisata di Pantai Glagah Temon dan Dinas Kebudayaan di Alun-alun Wates, juga digelar parade band dan festival lampion di kompleks Pelabuhan Tanjung Adikarto Karangwuni, dan organ tunggal di Taman Nagung Wates. Puncak acara bakal dimeriahkan dengan pesta kembang api.

Ditambahkan Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kulonprogo, Dra Rr Hudi Priyanti MM, kunjungan wisata angkanya selalu melonjak tajam saat liburan akhir tahun. "Kami optimis target PAD 2017 bisa tercapai walau masih ada kekurangan sekitar Rp 108 juta. Kawasan wisata Sermo yang biasanya minim saja, khusus tahun baru lalu dapat lebih 6.800 orang," ujar Hudi. (Wid)

BERITA REKOMENDASI