Dua Pelajar Terseret Arus Pantai Selatan Belum Ditemukan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Tim SAR Gabungan akhirnya menghentikan sementara pencarian dua korban laka laut di Pantai Mangrove Jembatan Api-Api (MJAA), Sabtu (17/03/2018) petang. Tim SAR belum bisa menemukan keberadaan Amar (14) dan Bagas Irawan (14) pelajar asal Kota Yogyakarta yang terseret kencangnya arus pantai selatan Jawa tersebut akibat gelombang tinggi sepanjang hari.

Kasubsi Operasi Basarnas DIY, Aditya Dwi Hartanto mengungkap pencarian kedua korban akhirnya diputuskan dihentikan untuk sementara waktu pukul 17.30 WIB tadi. Ombak tinggi mencapai 2 – 3 meter menurutnya jadi kendala pencarian tersebut.

Baca juga :

Mandi di MJAA, Dua Pelajar Warga Kotagede Hilang Terseret Arus

"Secara resmi evakuasi dihentikan sementara pukul 17.30 WIB dan akan dilanjutkan kembali Minggu (18/03/2018) pagi. Cuaca di lokasi kejadian cerah sebenarnya, namun ombak tinggi mencapai 2 – 3 meter sehingga perahu jukung belum dioperasikan untuk membantu pencarian,” ungkapnya.

Pencarian dari siang hingga petang hari tadi difokuskan ke dua arah yakni timur dan barat dari lokasi hilangnya kedua korban. Namun demikian dua tim yang bergerak belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan dua korban tersebut.

“Untuk pencarian hari ini tim SAR gabungan di bagi 2 SRU. Untuk SRU 1 melakukan penyisiran ke arah timur smpai di muara Pantai Congot dan SRU 2 menyisir ke arah barat sejauh kurang lebih 2 kilometer. Namun demikian dua korban belum terlihat keberadannya,” sambungnya.

Dari video amatir yang tersebar dan telah dikonfirmasi oleh Basarnas DIY terlihat kedua korban sempat berusaha menuju ke tepian. Namun keduanya langsung menghilang usai dihempas ombak besar pantai yang masuk wilayah Padukuhan Pasir Mendit ini dan hanya terlihat sebentar muncul ke permukaan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI