Empat Pemilik Depo Pasir dan Lima Armada Terjaring

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Empat pemilik depo pasir dan lima armada truk pengangkut pasir terjaring operasi yustisi yang dilakukan Sat Pol PP Kulonprogo di kawasan jalur jalan lintas selatan (JJLS) Kapanewon Galur, Rabu (18/03/2020).

Kesembilannya melakukan pelanggaran dan dijerat dengan Perda Kulonprogo No 4 tahun 2013 tentang ketertiban umum pasal 11 dengan ancaman pidana kurungan paling lama 3 bulan dan denda maksimal Rp 5 juta. Sedangkan depo yang tidak ada pemiliknya akan ditindaklanjuti di kemudian hari.

Diungkapkan Kabid Penegakan Perda (Gakda) SatPol PP Kulonprogo Sri Widada SIP MM, operasi terbagi dalam 2 Tim dari Seksi Pembinaan dan Pengawasan serta Seksi Penyidikan dan Penindakan. “Ini untuk menindaklanjuti laporan warga tentang maraknya depo pasir di JJLS. Sebelumnya pernah ditindaktipiringkan, namun ternyata mereka belum mengindahkan aturan perda, yakni masih menumpuk depo pasir di bahu jalan dan mengganggu ketertiban umum khususnya lalu lintas jalan,” tandas Sri Widada.

BERITA TERKAIT