FPUB Kecamatan Samigaluh Sepakat Jaga Kerukunan

Editor: KRjogja/Gus

SAMIGALUH (KRJogja.com) – Pengurus dan anggota Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo sepakat menjaga kebersamaan dan kerukunan antarumat demi terciptanya situasi lingkungan yang aman serta tercapainya kemajuan pembangunan daerah. Dalam mengimplementasikan kerukunan mereka selalu mengembangkan sikap saling menghormati dalam menjalankan ibadah sedangkan dalam menjaga kebersamaan pengurus dan anggota FPUB mengadakan bhakti sosial dan kerja bhakti membersihkan berbagai fasilitas umum (fasum).

 

"FPUB kami bentuk pada 2004 silam, sebagai wadah membangun sekaligus menjaga komunikasi dalam rangka menjaga kestabilan hubungan antarumat beriman di Samigaluh. Kami sangat percaya dengan kebersamaan dan persatuan semua tujuan pembangunan bisa tercapai," kata anggota FPUB Samigaluh yang juga panitia diskusi terbatas Suharto di Balai Desa Ngargosari, Rabu (10/8).

Diskusi yang dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Kulonprogo Bidang Hukum dan Politik R Agus Santoso, menampilkan pembicara dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat, Mukofa dan Romo Alif. Acara dimeriahkan juga oleh grup kesenian Solawatan Jawa 'Tamba Ati' dari Pedukuhan Trayu dan paduan suara muda mudi Katolik pedukuhan setempat. Agus Santoso dalam membacakan sambutan Bupati dr Hasto Wardoyo menyambut positif kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga kerukunan antarumat beriman. "Hubungan harmonis antarumat beriman sangat penting. Kebersamaan merupakan modal utama pembangunan suatu bangsa," tegasnya.

Semua pembicara dan pengurus serta anggota FPUB Kecamatan Samigaluh bertekad melestarikan forum silaturahmi antarumat beriman. Sebelumnya FPUB Kecamatan Samigaluh juga bergotong royong membersihkan jalan dari longsoran tanah di Pedukuhan Ngaliyan, Trayu dan Tulangan serta menyingkirkan sampah dari sejumlah selokan di wilayah mereka. (Rul)

 

BERITA REKOMENDASI