Gugus Tugas Covid Target Vaksinasi Boster 5.000 Dosis Bulan Januari

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJogja.com – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo menargetkan akhir Januari 2022, pemberian vaksinasi booster bisa mencapai minimal 5.000 dosis.

“Vaksinasi booster diberikan untuk mengantisipasi paparan Covid-19 varian baru Omicron. Vaksin ini juga disediakan bagi masyarakat yang dari sisi pekerjaan lebih rentan terpapar virus,” kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat Fajar Gegana, Jumat (14/1).

Fajar mengingatkan, karena masih dalam kondisi pandemi dan potensi penularan Omicron cukup tinggi maka masyarakat diminta segera mengikuti vaksinasi booster di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang telah ditentukan. Seperti di RSUD Wates, RSUD Nyi Ageng Serang, Klinik Kartika, Klinik Bhayangkara dan 21 puskesmas.

“Tapi untuk pelaksanaan di puskesmas tidak bisa setiap hari, karena masih fokus menyelesaikan vaksinasi anak dosis kedua,” jelasnya menambahkan untuk menghindari kerumuman, masyarakat bisa mendaftar terlebih dahulu agar dijadwalkan.
Sementara itu di RSUD Wates pada Kamis (13/1) nampak ratusan sasaran dari kalangan pelayanan publik mengikuti vaksinasi booster atau dosis ketiga.

“Di RSUD Wates, kita target 230 sasaran perhari. Pemberian vaksin booster sementara hingga Sabtu (15/1/). Selanjutnya kami menunggu petunjuk dari Dinas Kesehatan (Dinkes),” ujar Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit RSUD Wates, Retno Wuryani usai vaksinasi.

Ratusan sasaran vaksin boster tersebut diberi vaksin jenis AstraZeneca. Karena saat vaksinasi dosis pertama dan kedua atau disebut dosis primer menggunakan vaksin jenis Sinovac.

Selain di RSUD Wates, kick off pemberian vaksin booster perdana juga dilaksanakan di RSUD Nyi Ageng Serang (NAS) dan Klinik Kartika.

Peserta vaksin booster, Endah Lihla mengaku proses vaksinasi booster di RSUD Wates cepat dan persyaratannya juga cukup mudah. “Kalau dosis pertama dan kedua dulu jenis vaksinnya Sinovac bisa ke puskesmas terdekat atau rumah sakit dan membawa kartu vaksin serta fotokopi KTP,” ungkap Endah. (Rul)-

 

BERITA REKOMENDASI