Gugusan Menoreh Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Purba Dunia

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Potensi alam atau kekayaan geologi yang terdapat di gugusan perbukitan menoreh sedang berupaya dikembangkan Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo sehingga menjadi destinasi wisata. Rencananya Dispar setempat akan membentuk panggung geowisata di sejumlah titik gua dan gunung purba.

Menurut Kepala Dispar setempat Joko Mursito SSn MA, beberapa titik yang diproyeksikan sebagai panggung geowisata diantaranya Gunung Ijo, Gunung Gajah, Gunung Kendil serta dua gua purba yakni Gua Kiskendo dan Gua Sriti. Pengembangan panggung geowisata ungkap Joko Mursito merujuk hasil kajian akademisi beberapa gunung dan gua yang disebutkan merupakan kaldera raksasa gunung api purba dan gua berkarakteristik unik.

“Pengembangan panggung geowisata merupakan kesempatan baik untuk membranding Kulonprogo dengan predikat destinasi wisata purba dunia,” kata Joko di ruang kerjanya, Kamis (04/03/2021).

Dispar juga sedang siap-siap menyambut Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda) 2021-2025. Salah satu yang sudah disiapkan yakni program Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) Suroloyo-Sendangsono. Wilayah Suroloyo hingga Sendangsono rencananya akan dikembangkan menjadi wisata bertema budaya alam pegunungan dan desa wisata bersegmen wisatawan minat khusus.

Pihaknya juga akan menyiapkan tema besar, sehingga harapannya Kulonprogo bisa memiliki destinasi wisata budaya kelas dunia. “Riparda berbunyi pariwisata kolaboratif berbasis budaya kelas dunia sementara sampai sekarang kami belum punya destinasi wisata budaya tersebut,” ungkapnya.

Secara terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo, Istana SH menjelaskan, destinasi wisata Kulonprogo saat ini mengalami perkembangan cukup pesat. Jika awalnya wisata hanya sekadar menikmati alam apa adanya seperti gunung, hutan, pantai, gua dan air terjun maka sekarang bergeser menjadi jenis-jenis wisata budaya, kuliner, pertanian, edukasi dan jenis-jenis wisata paket yang unik serta spesifik.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengapresiasi positif, program Dispar mengambil langkah-langkah pembenahan luar biasa terhadap Gua Kiskendo di Kapanewon Girimulyo. Objek wisata (obwis) tersebut diproyeksikan menjadi destinasi wisata unggulan dan bisa menarik wisatawan berkunjung.

“Langkah Dispar patut diacungi jempol berani memulai dan bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD0 lain, masyarakat, pengusaha, UMKM dan pihak terkait,” tegas Istana. (Rul)

BERITA REKOMENDASI