Hadapi Libur Nataru, Pemkab Kulonprogo Ketatkan Prokes dan Pecah Kerumunan

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJogja.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo terus berupaya maksimal mencegah penyebaran virus Korona. Khusus menyambut musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 pemkab setempat telah mengambil langkah-langkah strategis sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 terputus.

Di sektor pariwisata, koordinasi sudah dilakukan dengan berbagai pihak terkait, di antaranya Satlinmas, pengelola objek wisata (obwis). Selain itu juga melakukan peninjauan ulang perangkat protokol kesehatan (prokes) di obwis.

“Misal thermo gun

rusak diperbaiki atau diganti. Begitu juga dengan kran air yang sudah mulai rusak juga segera diperbaiki,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo Joko Mursito SSn MA,, Rabu (23/12).

Upaya lainnya berkoordinasi dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY terkait kunjungan wisatawan pada libur Nataru 2021. Penerapan prokes menjadi keniscayaan atau keharusan tapi upaya pemulihan ekonomi harus tetap dilaksanakan. “Wisatawan akan diberi ruang yang cukup dan nyaman dengan tetap mengikuti aturan prokes,” tegas Joko Mursito.

Diungkapkan, musim libur Nataru 2021, Dispar setempat sudah membuat jadwal pantauan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Upaya lain menerbitkan izin even di semua destinasi wisata pada libur Nataru nanti. “Kami juga akan memperketat camping ground

karena berpotensi menimbulkan kerumunan. Ingat lho

ya, kami tidak melarang tapi memperketat pengawasan” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI