Harga Hewan Kurban di Kulonprogo Naik

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 H pada 11 Agustus 2019, harga hewan kurban terutama sapi mengalami kenaikan berkisar Rp 2 – 3 juta perekor. Pedagang sapi, Sunarto (35) warga Desa Triharjo Kecamatan Wates mengungkapkan, jika dibandingkan Hari Raya Idul Adha tahun lalu, pada hari kurban tahun ini jumlah sapi yang dibeli masyarakat untuk dipotong pada hari raya Kurban di tempatnya bertambah.

”Tahun lalu lima ekor sapi dan sekarang jumlahnya bertambah sebanyak tujuh ekor,” katanya.

Mengenai harga diakui mengalami lonjakan. Jika pada hari-hari biasa harga terendah satu ekor sapi Rp 16 juta maka menjelang hari Kurban mengalami kenaikan dengan harga terendah Rp 18 juta perekor. Hal senada disampaikan pedagang sapi, Pardi (46), warga Sentolo bahwa harga sapi saat ini paling rendah Rp 18 juta dan tertinggi Rp 35 juta perekor. ”Sohibul kurban kebanyakan mencari sapi dengan kisaran harga Rp 20 juta – Rp 25 juta perekor,” katanya.

Diungkapkan naiknya harga sapi mulai dirasakan sejak awal Juli lalu. Harga sapi ukuran sedang dengan berat daging kurang dari satu kuintal berkisar Rp 18 juta – Rp 20 juta atau naik sekitar Rp 2 juta dibanding hari biasa Rp 16 juta – Rp 18 juta. Sapi dengan berat daging satu kuintal sampai 1,5 kuintal berkisar Rp 22 juta – Rp 25 juta sedangkan pada hari-hari biasa harga berkisar Rp 19 juta – Rp 22 juta perekor atau naik sekitar Rp 3 juta.

”Kenaikan harga sapi bukan dari pedagang tapi dari peternak yang menjual sapinya dengan harga tinggi. Sehingga kami juga menjualnya dengan harga tinggi,” ungkap Pardi menambahkan sapi yang dijualnya berasal dari wilayah Kabupaten Gunungkidul, Kulonprogo dan Madura.

Berbeda dengan Sunarto, Supardi mengaku jumlah penjualan hewan kurban sapi tahun ini di tempatnya justru menurun dibanding tahun lalu. Hingga sekarang jumlah sapi yang berhasil dijualnya sebanyak 15 ekor, padahal pada 2018 jumlah sapi yang terjual 30 ekor. ”Permintaan konsumen tahun ini turun hampir 50 persen,” jelasnya. (Rul)

BERITA REKOMENDASI