Harga Pasaran Kelapa Jeblok

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Panenan buah kelapa banyak diolah menjadi kopra sejak harga jual salah satu potensi unggulan komoditas perkebunan di Kulonprogo tersebut terpuruk. Harga pasaran untuk kelapa kualitas baik hanya di kisaran Rp 1.500 sampai Rp 1.600 perbutir.

Kemijo (48), salah seorang pedagang kelapa warga Terbah, Desa/Kecamatan Pengasih mengungkapkan, hanya kelapa gelundungan yang kulitnya segar atau basah laku di pasaran. Sedangkan kelapa yang sudah kering harga pasaran di bawah Rp 1.000 per butir. Dikatakan, kelapa kering yang tidak laku di pasaran diolah menjadi kopra untuk menyelamatkan panenan dan mengurangi kerugian lebih besar.

Setelah diolah menjadi bahan baku pembuatan minyak goreng, harga jual di kisaran Rp 5.000 per kg. Meskipun lebih tinggi dibandingkan harga butiran, petani tetap masih merugi. Untuk menghasilkan kopra 1 kg, paling tidak membutuhkan kelapa antara 4 – 5 butir. “Masih harus mengeluarkan biaya tenaga cukil (memisahkan bagian daging dengan tempurung kelapa-red) dan pengeringan,” ujar Kemijo.

Hampir enam bulan terakhir, ujarnya, harga panenan kelapa dari petani terpuruk. Informasi dari kalangan pedagang besar, produksi kelapa dari luar Pulau Jawa membanjir,sehingga barang melimpah di pasaran.

Ny Sastro Utomo (65), seorang pedagang kelapa di Pasar Kelapa Gawok, Wates mengungkapkan harga pasaran kelapa beberapa bulan terakhir terpuruk. Harga kelapa kualitas terbaik hanya Rp 1.500, kualitas menengah Rp 1.000 dan kualitas rendah Rp 700 per butir. Menurutnya, kelapa di pasaran cukup melimpah dibandingkan pada waktu harga tinggi. Terpaksa dagangan puluhan ribu butir kelapa diolah menjadi kopra untuk kelapa yang di pasaran tidak laku dijual gelundungan.

"Sekarang memang banyak kelapa yang diolah menjadi kopra karena tidak laku dijual gelundungan. Masih ada tumpukan kelapa sekitar 10.000 butir akan dibuat kopra belum diambil,” jelas Ny Sastro.

Lebih lanjut dijelaskan, harga pasaran kelapa tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Biasanya ada kenaikan harga tiap bulan Ramadan menjelang Idul Fitri.

“Menjelang Idul Fitri beberapa bulan lalu, harga kelapa hanya di kisaran Rp 2.500 sampai Rp 3.000 per butir. Setelah itu harga terus turun sampai sekarang,” ujarnya. (Ras)

BERITA REKOMENDASI