Hasto Segera Sowan ke Pakualaman Bahas Tali Asih

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Untuk mendapat kepastian waktu pencairan dana tali asih bagi warga penggarap Paku Alam Ground (PAG) di kawasan pesisir selatan Kecamatan Temon yang terkena pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA), Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo dalam waktu dekat berencana berkomunikasi dengan pihak Pura Pakualaman.

“Saya akan sowan lagi ke Paduka Paku Alam untuk memohon kepada beliau agar bantuan tali asih segera dibagi. Karena memang uangnya sudah ada, saya usahakan minggu depan,” kata bupati.

Menurut Bupati Hasto, dana tali asih sebesar Rp 25 miliar tersebut sudah ada dan memang belum diberikan kepada warga. Sebelumnya, pihak Pura Pakualaman sempat menawarkan Pemkab Kulonprogo untuk membawa uang tersebut. Tapi dirinya tidak berkenan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kan kalau legal formalnya pemda menerima dana tali asih harus masuk APBD. Ditakutkan malah jadi uang siluman dan akan jadi pembicaraan kok bisa bupati mendapatkan uang tanpa disahkan DPRD. Itu kan bahaya,” ujarnya.

Seperti diketahui warga penggarap PAG meminta kejelasan dana tali asih dari pihak Pura Pakualaman. Lantaran hingga saat ini dana tersebut belum juga cair.

Marsudi, warga Desa Glagah eks penggarap PAG terdampak NYIA menyampaikan dana tali asih akan digunakan untuk membangun usaha baru setelah kehilangan lahan garapan akibat dibebaskan untuk NYIA. “Kami hanya berharap dana tali asih bisa dicairkan, karena kami benar-benar membutuhkannya,” ujarnya. (Rul/Ras)

BERITA REKOMENDASI