Hasto-Sutedjo, Komitmen Percepat Pembangunan Bandara Tanpa Lupakan Masyarakat

YOGYA, KRJOGJA.com – Bupati Kulonprogo yang baru saja dilantik, Senin (22/5/2017) Hasto Wardoyo menyampaikan komitmen untuk mempercepat proses pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) sebagai salah satu program utama masa jabatan lima tahun kedepan. Terdekat, Hasto akan fokus berkomunikasi pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Angkasa Pura untuk menghitung kisaran harga tanaman dan bangunan milik warga yang sebelumnya menolak pembangunan bandara tersebut.

Kepada wartawan ditemui di Bangsal Kepatihan, Hasto mengatakan saat ini warga yang sebelumnya tak setuju adanya bandara telah memperlihatkan niatan baik dengan kesediaan untuk dilakukan pengukuran ulang meliputi tanah, bangunan serta tanaman. Hal tersebut menurut Hasto adalah sebuah kemajuan besar yang harapannya bisa mempercepat proses pembebasan lahan, relokasi dan pembangunan bandara NYIA.

"Sekarang mereka dulu tak setuju adanya bandara sudah bersedia diukur dan mereka minta ditaksir tanah dan tanaman. Kita akan komunikasikan dengan BPN dan Angkasa Pura. Untuk tanah sudah oke tapi untuk pohon dan rumah akan kami komunikasikan karena dulu mereka belum bersedia, itu saja sebenarnya yang perlu diketahui," ungkapnya.

Diungkap Hasto, ada paling tidak 200 bidang yang dimiliki oleh sekitar 40 hingga 50 Kepala Keluarga yang nantinya bakal dilakukan penaksiran ulang. 200 bidang tersebut ada di beberapa lokasi proyek bandara baru di kawasan Temon Kulonprogo.

"Warga kan minta coba rumah dan pohon ditaksir dan menurut kami itu niat baik sehingga harus kita sambut. 200 bidang itu ada beberapa spot dan kami memang dibantu dengan adanya tanah Pakualaman di sana," lanjut Hasto.

Program percepatan relokasi Pemkab Kulonprogo juga menjadi satu agenda wajib 100 hari kerja Hasto Wardoyo untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. "Tiga bulan ini harapannya sudah harus selesai termasuk pembukaan lahan untuk perumahan dan penyerahan sertifikat untuk warga, 100 hari untuk menyelesaikan dan 1 hari untuk administrasi," lanjut pria yang juga dokter spesialis organ dalam ini.

Hasto bersama Sutedjo wakilnya juga bakal menyiapkan strategi untuk warga yang tak terdampak bandara agar tak hanya jadi penonton saja setelah bandara NYIA jadi nanti. "Kita tetap pikirkan dan itu masuk program saya bersama Pak Tedjo lima tahun kedepan, intinya warga Kulonprogo tak boleh jadi penonton saja," tegasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI