Hiu Paus Terdampar di Pantai Congot, Akibat Banyak Sampah?

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Seekor hiu paus berukuran cukup besar dengan panjang mencapai lima meter, lebar kepala lebih dari satu meter terdampar di Pantai Congot Kapanewon Temon, Sabtu (19/9). Awal ditemukan hewan pemakan plankton tersebut masih dalam kondisi hidup tapi akhirnya mati.

Peristiwa terdamparnya hewan mamalia bernama latin ‘Rhincodon typus’ bukan kali pertama, sebelumnya juga terjadi di Pantai Glagah dan menjadi tontonan warga dan berswa foto. Suryono, anggota tim ‘Search and Rescue’ SAR Linmas Korwil V Kulonprogo mengetahui ada hiu paus terdampar di Pantai Congot dari warga, seketika itu juga dirinya langsung melakukan pengecekan. “Saya mendapat informasi sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung bergerak ke lokasi, sayang hiunya sudah mati,” katanya.

Kemudian Suryono bersama sejumlah warga mengambil langkah antisipasi dengan mengikat hiu tersebut dengan tali yang ditambatkan di jeti pemecah gelombang di muara Sungai Bogowonto. Selanjutnya Suryono melaporkan hal tersebut ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY. “Untuk penanganan lebih lanjut ditangani BKSDA,” ujarnya menambahkan sebelumnya pernah juga ada hewan sejenis mati dan bangkainya dikubur di lokasi tersebut.

Lokasi terdamparnya hiu paus berada di selatan muara Sungai Bogowonto. Agar bangkai hiu tidak kembali ke tengah laut maka petugas mengevakuasinya menjauh dari bibir pantai dengan cara mengikat bangkai hiu dengan tali kemudian ditarik menggunakan kawat seling yang ditarik mobil.

Suryono mengungkapkan, yang pertama kali mengetahui hewan mamalia dilindungi tersebut terdampar, seorang warga yang sedang memancing di dekat lokasi. Awalnya si pemancing melihat benda terapung dikira tonggak kayu, setelah didekati ternyata hiu berukuran besar. “Kemungkinannya terdampar akibat banyaknya sampah terutama plastik di laut selatan. Apalagi peristiwa serupa juga pernah terjadi, hiu paus mati terdampar karena makan sampah,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI